Kunjungi Lembata NTT, Jokowi Pastikan Kebutuhan Pengungsi Tercukupi


160 view
Foto: Dok. Instagram/@jokowi
PAKAIKAN JAKET: Presiden Jokowi memakaikan jaketnya ke Fransiskus, korban bencana di NTT, Jumat (9/4).
Jakarta (SIB)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT). Korban paling banyak bencana NTT berasal dari wilayah tersebut.

"Ini yang akan terus kita usahakan agar yang dalam pencarian tadi bisa ditemukan. Tetapi kalau kita lihat di lapangan memang keadaannya berbatuan, batu yang besar-besar yang itu sangat menyulitkan alat-alat kita tetapi tadi sudah saya perintahkan untuk terus dicari dan ditemukan yang masih hilang 45 orang," kata Jokowi seperti disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (9/4).

Jokowi juga menerima laporan terkait harga BBM yang mahal. Namun dia memastikan logistik untuk para pengungsi tercukupi.

"Untuk pengungsian juga sudah pastikan bahwa karena memang tidak begitu banyak yang mengungsi tetapi ada untuk memastikan logistiknya, saya kira cukup. Hanya tadi ada dari masyarakat menyampaikan bahwa BBM-nya mahal ya, saya terima," ujar dia.

Poin lain yang disampaikan Jokowi dalam kunker tersebut mengenai relokasi. Jokowi mengatakan pembangunan segera dilakukan.

"Kemudian yang ketiga daerah yang terdampak ini nanti tadi saya sudah berbicara dengan Gubernur NTT dan juga Bupati Lembata nanti dengan persetujuan masyarakat lokasi ini akan dipindahkan, akan direlokasi dan secepatnya akan dibangun, dalam waktu yang secepat-cepatnya," tutur Jokowi.

Dalam kesempatan ini, Jokowi juga mendoakan seluruh korban yang meninggal dunia. Berdasarkan laporan dari BNPB, ada 165 orang meninggal dunia dan 45 hilang.

"Saya secara pribadi dan mewakili pemerintah mengucapkan duka yang mendalam atas korban yang ada. Semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan diberikan tempat yang terbaik dan yang ditinggalkan diberikan kesabaran," imbuh Jokowi.

Pakaikan Jaket
Saat berada di Kabupaten Lembata, Jokowi sempat melepaskan jaket lalu memakaikannya kepada seorang pemuda bernama Fransiskus.

Momen Jokowi memberikan jaket merahnya kepada Fransiskus diunggah di akun Instagram @jokowi seperti dilihat, Jumat (9/4). Jokowi tampak didampingi sejumlah pejabat.

"Jaket saya ini untuk Fransiskus, anak muda Lembata, Nusa Tenggara Timur, salah satu korban bencana longsor dan banjir bandang yang saya temui di lokasi, siang ini," tulis Jokowi.

Seperti diketahui, 22 kota/kabupaten di NTT dilanda bencana akibat siklon tropis seroja sejak 2 April hingga 5 April 2021. Beberapa kabupaten/kota yang terdampak bencana antara lain Kupang, Lembata dan Adonara.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat telah menetapkan status tanggap darurat terhitung mulai tgl 6 April sampai 5 Mei mendatang. Dalam kunjungan kali ini, Presiden Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

Sekretaris Militer Presiden Marsda M Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto dan Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin juga turut ikut dalam rombongan ini.

Sebelumnya, Kepala BNPB Doni Monardo memberikan update penanganan bencana alam di NTT dan NTB. Doni menyebut hingga saat ini korban meninggal ada 165 dan 45 hilang.

Sementara itu, untuk korban bencana alam di NTB, ada 2 yang ditemukan meninggal. Jadi total ada 210 korban yang terdampak bencana alam tersebut.

"Sehingga secara keseluruhan untuk NTT korban meninggal sebanyak 163 orang dan 45 hilang. Sedangkan NTB 2. Jadi total seluruhnya mencapai 210 orang, NTT 208, NTB 2. Namun untuk yang meninggal di NTT saja 163," pungkasnya. (detikcom/f)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com