Penembakan di 2 Sekolah Brasil, 3 Orang Tewas


319 view
Penembakan di 2 Sekolah Brasil, 3 Orang Tewas
(Foto: AFP)
EVAKUASI MAYAT: Personel kepolisian Brasil mengevakuasi mayat korban penembakan di satu sekolah di kota Aracruz, Jumat (25/11) waktu setempat. Sedikitnya, tiga orang dilaporkan tewas akibat aksi penembakan yang dilakukan seorang pria di negara bagian Espirito Santo, Brasil tersebut.

Aracruz (SIB)

Aksi penembakan massal terjadi di dua sekolah di Brasil.


Sedikitnya tiga orang termasuk seorang gadis remaja, tewas dan 11 lainnya terluka ketika seorang pria melepaskan tembakan di dua sekolah di Brasil tenggara.


Dilansir kantor berita AFP, Sabtu (26/11), otoritas kota Aracruz, di negara bagian Espirito Santo, mengatakan pelaku menembaki sekelompok guru di sekolah pertama pada Jumat (25/11) pagi waktu setempat, menewaskan dua perempuan dan melukai sembilan orang lainnya.


Pria bersenjata tersebut kemudian pergi ke sekolah lain, di mana dia membunuh seorang gadis remaja dan melukai dua orang lainnya, kata Wali Kota Luis Carlos Coutinho kepada jaringan radio CBN.


Pihak berwenang berhasil menangkap tersangka penembak setelah pengejaran, kata Gubernur Espirito Santo, Renato Casagrande.


"Kami akan terus menyelidiki motifnya dan akan segera mendapatkan informasi lebih lanjut," tulis gubernur di Twitter.


Presiden terpilih Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menyebut penembakan ini sebagai "tragedi yang tidak masuk akal". "Saya sedih mengetahui serangan itu," tulisnya di Twitter.


"Seluruh solidaritas saya kepada keluarga para korban dan dukungan saya kepada Gubernur Casagrande untuk penyelidikan dan bantuan kepada dua komunitas sekolah," tulisnya.


Lula, yang sebelumnya menjadi presiden Brasil dari 2003 hingga 2010, akan mulai menjabat pada 1 Januari tahun depan setelah mengalahkan presiden sayap kanan Jair Bolsonaro dalam pemilu bulan lalu.


Penembakan di sekolah relatif jarang terjadi di Brasil, tetapi telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir.


Penembakan sekolah paling mematikan di Brasil menyebabkan 12 anak tewas pada tahun 2011.


Saat itu seorang pria melepaskan tembakan ke satu sekolah dasar di Realengo, pinggiran Rio de Janeiro, kemudian bunuh diri.


Pada 2019, dua mantan siswa menembak mati delapan orang di satu sekolah menengah di Suzano, di luar Sao Paulo, lalu bunuh diri. (AFP/detiknews/f)





Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com