Rusia Tangkap 1.300 Warga Gegara Protes Wamil Buat Perang di Ukraina

* Warga Rusia Sikat Habis Tiket Pesawat ke Luar Negeri

285 view
Rusia Tangkap 1.300 Warga Gegara Protes Wamil Buat Perang di Ukraina
(Foto: AFP)
TANGKAP DEMONSTRAN:Polisi menangkap seorang demonstran yang menggelar aksi menentang wajib militer, Kamis (22/9) di Moskow, Rusia. Presiden Vladimir Putin memerintahkan wajib militer untuk berperang di Ukraina. 

Moskow (SIB)

Aparat Rusia menangkap lebih dari 1.300 warga yang menggelar demonstrasi menentang perintah wajib militer (wamil) di tengah perang dengan Ukraina.


Kelompok pemantau independen OVD-Info melaporkan bahwa lebih dari seribu warga itu ditangkap saat demonstrasi terjadi di berbagai kota di Rusia.


Berdasarkan keterangan yang dikutip CNN, Kamis (22/9) OVD-Info menyatakan bahwa dari keseluruhan angka itu, setidaknya 520 di antaranya ditahan di Moskow, sementara 524 lainnya dibekuk di St Petersburg.


Demonstrasi besar-besaran ini pecah setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan perintah mobilisasi parsial pada Rabu (21/9).


Sebagaimana dilansir The Washington Post, mobilisasi pada umumnya berarti perintah wajib militer, atau pemanggilan warga biasa untuk mengikuti kegiatan militer.


Kali ini, Putin hanya memerintahkan mobilisasi parsial. Artinya, hanya warga dari kelompok tertentu yang akan direkrut untuk wajib militer.


Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu, menyatakan bahwa target wajib militer kali ini adalah warga yang sudah memiliki kemampuan militer.


Menurutnya, Rusia bakal merekrut 300 ribu tentara cadangan dalam wajib militer ini. Kini, proses perekrutan sedang berlangsung.


Para warga memprotes kebijakan ini. Gerakan pemuda pro-demokrasi di Rusia, Spring, menganggap perintah tersebut melanggar hak asasi manusia.


"Vladimir Putin baru saja mengumumkan mobilisasi parsial di Rusia. Artinya, ribuan pria Rusia, ayah-ayah kami, saudara-saudara, dan suami kami akan dilempar ke penggiling daging, yaitu perang," demikian pernyataan Spring yang dikutip Al Jazeera.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com