SBY: Saya Dukung Penuh Bapak Prabowo, Insyaallah Presiden ke-8 RI


163 view
SBY: Saya Dukung Penuh Bapak Prabowo, Insyaallah Presiden ke-8 RI
Foto: dok YouTube Demokrat
SBY 

Jakarta (SIB)

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berbicara di depan capres nomor urut 2, Prabowo Subianto. Dia menyampaikan dukungan penuhnya kepada Prabowo Subianto.

"Dengan memohon ridha Allah subhanahu wa ta'ala, Tuhan Yang Maha Kuasa, saya memberikan dukungan penuh kepada Bapak Prabowo Subianto untuk menjadi calon presiden dan insyaallah menjadi presiden Republik Indonesia ke-8," kata SBY di depan Prabowo saat pembekalan Caleg DPR RI yang digelar Partai Demokrat di Hotel Aston Madiun, Jawa Timur, Senin (20/11).

SBY lantas membeberkan alasannya mendukung penuh Prabowo Subianto. Dia yakin Prabowo memiliki kemampuan untuk menjadi presiden ke depannya.

"Ya dengan testimoni dan penilaian tentang Pak Prabowo yang telah saya sampaikan tadi, saya menilai dan meyakini Pak Prabowo memiliki kecakapan, memiliki kemampuan, dan memiliki kesiapan untuk menjadi presiden Republik Indonesia ke depan," ucapnya.

"Ini lah dukungan saya, my endorsement kepada beliau," lanjutnya.

SBY juga menyampaikan salah satu harapannya. Dia berharap Prabowo bisa berjuang secara cerdas, tepat, dan kesatria.

"Terakhir Pak Prabowo saya ingin sampaikan harapan-harapan saya, harapan Partai Demokrat kepada bapak yang insyaallah akan menjadi pemimpin kita semua. Pertama selamat berjuang dalam kompetisi Pilpres 2024 ini, berjuanglah sahabatku secara cerdas, tepat, dan kesatria. Saya senang Pak Prabowo telah memilih jalan terbaik, jalan demokrasi untuk menjadi pemimpin bangsa, saya juga meyakini dengan elektabilitas yang tinggi, dan dukungan rakyat yang kuat, yang Pak Prabowo miliki, akan menghantarkan bapak menjadi pemimpin bangsa ke depan," tutur dia.

Menang 1 Putaran

Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membeberkan hasil survei 3 lembaga survei saat berbicara di capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, dan para caleg Partai Demokrat. AHY menyebut berdasarkan 3 survei itu, Prabowo unggul kuat.

"Kami baru saja melaksanakan survei nasional, termasuk sebetulnya survei dapil, ada 3 lembaga survei yang kredibel yang kami gunakan, kami bermitra, untuk mengetahui potret terkini, untuk mengetahui posisi kita saat ini, bagaimana peluang sekaligus tantangan yang akan kita hadapi 3 bulan mendatang," kata AHY saat berbicara di depan para caleg.

AHY lantas membeberkan hasil survei itu. Dia menyebut berdasarkan 3 survei yang ada, elektabilitas Prabowo-Gibran berada pada rentang 42-45%.

"Untuk Pilpres kami laporkan elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran alhamdulilah berada pada rentang 42-45%. Artinya bukan hanya unggul tapi juga kuat, cukup signifikan dibandingkan dengan elektabilitas paslon lainnya," ucap AHY.

AHY pun menilai, berdasarkan 3 hasil survei itu, maka Prabowo-Gibran berpeluang menang 1 putaran. Dia pun menyampaikan strategi yang bisa dilakukan untuk mewujudkan itu.

"Tentu angka ini semakin menguatkan semangat bahwa kita bisa menang 1 putaran, Bapak Prabowo bisa menang 1 putaran, tentu syaratnya kita semua harus kerja keras, juga kerja cerdas. Strateginya harus khas, pendekatannya harus pas. Dalam konteks ini, Partai Demokrat tentu siap, dan telah kami lakukan upaya untuk teurs membangun sinergi dan kolaborasi dengan partia lainnya yang tergabung dalam Koalisi Indesia Maju," ujar dia.

SAMBUT BAIK

Sementara itu, Prabowo Subianto menyambut baik dukungan SBY. SBY adalah Presiden ke-6 RI. Prabowo juga merasa didukung Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

"Saya merasa sangat dihormati dan dengan kesediaan Pak SBY untuk turun gunung, saya kira ini suatu dorongan besar bagi kita semua," kata Prabowo .

Dia menghargai 'endorsement' SBY kepada dirinya. Dengan dukungan Demokrat, Prabowo merasa semakin kuat. Jokowi juga mendukungnya.

"Presiden ke-6 mendukung dan berada di sebelah saya, dengan Presiden ke-7 juga mendukung berada di sebelah saya," kata Prabowo.

SBY punya pengalaman memimpin Indonesia selama dua periode. Jokowi juga demikian, periode keduanya akan berakhir tahun depan. Pengalaman SBY dan Jokowi menjadi modal bagi Prabowo.

"Berarti ada pengalaman 20 tahun. Saya kira ini sesuatu yang luar biasa dan insyaallah kita akan berbuat yang terbaik untuk bangsa dan rakyat kita," kata Prabowo.

Prabowo menyatakan SBY berprestasi selama menjadi Presiden. Prabowo mengenal SBY sejak muda saat pendidikan militer. (detikcom/c)

Penulis
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com