SMAN 1 Sidikalang Libatkan SIB Kembangkan Literasi Lewat Ekstra Kurikuler Jurnalistik


153 view
SMAN 1 Sidikalang Libatkan SIB Kembangkan Literasi Lewat Ekstra Kurikuler Jurnalistik
(Foto: Dok/SMAN 1 Sidikalang)
MEMBUKA SOSIALISASI: Kepala Sekolah SMAN 1 Sidikalang Drs Silas Sahat Sihombing (kiri) membuka sosialisasi pengembangan Literasi sekaligus seleksi menjadi peserta Ekstra Kurikuler Jurnalistik, Sabtu (21/1) di Aula SMAN 1 Sidikalang, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi. 
Sidikalang (SIB)
Kepala SMAN 1 Sidikalang Drs Silas Sahat Sihombing menyampaikan rencana pihak sekolah untuk pengembangan literasi di sekolah mereka.
Diakuinya, Ekstra Kurikuler Jurnalistik merupakan langkah utama pengembangan literasi para peserta didik di sekolahnya, sehingga mengundang SIB melakukan sosialisasi jurnalistik.
Hal ini disampaikannya di hadapan ratusan pelajar SMAN 1 Sidikalang saat mengikuti sosialisasi pengembangan literasi sekaligus seleksi menjadi peserta ekstra kurikuler Jurnalistik, Sabtu (21/1) di Aula SMAN 1 Sidikalang, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi.
Disampaikannya, menuju Perguruan Tinggi (PT) seluruh pelajar harus menguasai literasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
“Rencana pengembangan literasi sudah lama dibuat, akan tetapi saat inilah mungkin waktu yang tepat. Kami percaya, anak-anak memiliki potensinya dalam pembangunan dan pengembangan literasi. Kami mempercayakan dan melibatkan SIB untuk memberikan pelatihan ilmu jurnalistik yang sangat erat hubungannya dengan literasi,” sebut Sihombing.
Ditambahkannya, pelajar yang mengikuti kegiatan luar sekolah dengan ekstra, nantinya akan menghasilkan karya-karya kecil dan diharapkan karya tersebut disatukan dalam antologi atas nama SMAN 1 Sidikalang.
“Kita sangat berharap, seluruh siswa mendapat motivasi untuk tetap membaca. Karena dengan membaca, mereka akan bisa mengerjakan berbagai kegiatan literasi hingga menjadi penulis yang handal,” sebutnya.
Narasumber dari Harian Sinar Indonesia Baru (SIB) Edison P Malau menyampaikan sosialisasi dan pengenalan berita dan informasi positif kepada seluruh pelajar.
Secara keseluruhan, siswa lebih dekat dengan pemberitaan dari televisi dan mengikuti perkembangan kasus yang sedang berjalan persidangannya.
Dalam sesi tanya jawab, pelajar terlihat aktif dan sudah memiliki keberanian dalam berpendapat. Narasumber memberikan doktrin Jurnalistik kepada seluruh pelajar, supaya mereka menjadi pembaca yang baik, penulis terkenal dan pembicara yang handal.
Ditekankan narasumber, membaca dan menulis harus secara bersama-sama dan seimbang dikerjakan, sehingga menghasilkan karya yang bagus.
Disebutkannya, literasi dan ilmu jurnalistik saling mendukung dan keterkaitan dalam pengembangan pengetahuan pelajar.
“Pelajar harus mampu menulis, membaca dan berbicara. Itulah pentingnya belajar ilmu jurnalistik. Selain pengembangan literasi untuk diri senditi, juga membangun kepribadian serta mencetak para pelajar menjadi pemikir kritis, penulis dan calon pemimpin berikutnya,” imbuhnya. (B2/a)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com