Wakil Ketua DPRD Riau Duga Rumah Digeruduk Preman Terkait Musda Demokrat


220 view
Wakil Ketua DPRD Riau Duga Rumah Digeruduk Preman Terkait Musda Demokrat
(Raja Adil/detikcom)
Rumah Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho digeruduk preman 
Jakarta (SIB)
Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho buka suara terkait sejumlah preman yang mendatangi rumah dinasnya. Ia menduga peristiwa tersebut terkait dengan Musyawarah Daerah V Partai Demokrat Riau.

"Untuk yang datang ke rumah, saya melihat itu ada kaitan (Musda Demokrat V). Tapi saya sudah serahkanlah sama polisi untuk didalami," terang Agung, Rabu (1/12).

Agung mengaku mengenal beberapa preman yang diamankan polisi. Tetapi dia menyerahkan sepenuhnya kepada Polda Riau.

"Saya ada kenal, itu residivis. Ya kita tahu mereka siapa, tapi kan yang jadi masalah rumah dinas yang didatangi. Tidak boleh menyerang begitu," kata Agung.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto mengatakan masih terus mendalami motif 10 preman mendatangi rumah Agung. Tujuh di antaranya sudah diamankan.

"Motif masih didalami, tujuh orang telah kita amankan untuk didalami," kata Sunarato.

Narto menyebut, dari tujuh pelaku, satu di antaranya adalah oknum pegawai negeri sipil (PNS). Seluruhnya kini masih ditahan di Polda Riau atas dugaan pengancaman dan/atau perbuatan tidak menyenangkan.

"Setelah kejadian, petugas melakukan penyelidikan dan mendapati informasi keberadaan para terduga pelaku berada di Jalan Harapan Raya, Pekanbaru. Para terduga pelaku diamankan dan dibawa ke Polda untuk proses lanjut, ada PNS," kata Narto.

Adapun ketujuh pelaku yang diamankan adalah RE (31), DZ (24), AN (44), IR (28), NO (44), dan AF (39). Sementara itu, oknum PNS yang diamankan adalah ZA (38) dan seluruhnya dijerat Pasal 335 KUH Pidana dengan ancaman 1 tahun penjara.

Terpilih Jadi Ketua PD
Agung Nugroho sebelumnya terpilih sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Riau. Ia terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) V di Pekanbaru.

"Ya, secara aklamasi (terpilih). Hadir semua perwakilan dari 12 DPC Partai Demokrat di Riau," tegas Agung.

Agung mengatakan Musda digelar di Hotel SKA CoEx, Pekanbaru, Selasa (30/11). Musda itu digelar oleh DPD Partai Demokrat Riau dan diklaim sudah disetujui Asri Auzar sebagai Ketua DPD.

"Percepatan Musda ini kehendak seluruh ketua DPC, jadi tidak ada intervensi DPP. Sudah tiga kali rencana Musda dilayangkan. Pak Asri itu sudah tiga kali Musda diundur, bahkan Pak Asri sudah siapkan Musda 29 November, tapi pas di ujung tidak hadir dia," katanya.

Agung mengatakan Musda mundur sehari dari jadwal semula. Namun saat Musda di Hotel SKA CoEx seluruh pengurus di DPD Demokrat Riau hadir, kecuali Asri Auzar.

"Musda mundur sehari, panitia dari DPD. Tidak benar kalau intervensi DPP, karena Ketua Panitia Syahroni Tua dari DPD, Sekretaris ada, maka ketua tak hadir ya di-Plt," katanya. (detikcom/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com