Mabuk dan Berkata Kasar, Seorang Pemuda Ditikam Residivis


192 view
detikcom
Foto ilustrasi penusukan.
Bitung (SIB)
PM (22) menjadi korban penikaman oleh seorang residivis di Wangurer Timur, Madidir, Bitung, Sulawesi Utara (Sulut). Pemuda itu ditikam lantaran berkata kasar di bawah pengaruh minuman keras.

"Informasi diperoleh menyebutkan kejadiannya di salah satu depot air di wilayah Wangurer Timur. Tersangka menghampiri korban, PM (22), warga Paceda, yang dini hari itu sedang berpesta miras (minuman keras) bersama teman-temannya," ujar Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Jules Abraham Abast, Selasa (1/12).

PM kemudian melontarkan kata-kata kasar kepada tersangka berinisial DSA (19). Karena berkali-kali dihujani makian, DSA akhirnya pulang ke rumah untuk mengambil sebilah badik dan menikam PM.

"Tersangka beserta barang bukti pisau badik sudah diamankan di Mapolres Bitung untuk diproses hukum lebih lanjut. Sedangkan korban masih dalam perawatan medis di RSUD Kota Bitung," ucap Jules.

Penikaman itu terjadi pada pukul 1.00 Wita, Senin (30/11). Aparat Resmob Polres Bitung kemudian mengamankan DSA pada pukul 10.00 Wita.

DSA dilumpuhkan dengan timah panas di kaki kanannya karena berusaha melawan petugas saat akan ditangkap. Polisi kemudian mendapati data DSA merupakan residivis kasus pencurian yang baru bebas dari Lembaga Pemasyarakatan Tewaan, Bitung.

DSA tercatat pernah melakukan aksi pencurian ponsel di beberapa lokasi. (detikcom/a)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Harian SIB Edisi Cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com