Khawatir Mutasi Baru Corona, Saudi Perpanjang Larangan Masuk


195 view
Dok. CNN.com
Ilustrasi virus corona bermutasi. 
Jakarta (SIB)
Arab Saudi memperpanjang larangan masuk bagi warga negara lain karena khawatir atas penyebaran varian baru virus corona.
Saudi menghentikan sementara penerbangan komersial setidaknya satu pekan ke depan.

Meski demikian, Saudi Press Agency (SPA) melaporkan penerbangan untuk kasus luar biasa tetap akan diizinkan.
"Warga asing tetap diizinkan meninggalkan Kerajaan, begitu juga kargo," kata seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri, Minggu (27/12).

Arab Saudi, Kuwait, dan Oman menangguhkan penerbangan penumpang dan melarang masuk perbatasan baik melalui moda transportasi darat dan laut pekan lalu setelah mutasi baru virus corona muncul di Inggris.

Oman dan Kuwait mengatakan mereka berencana mencabut larangan masing-masing pada 29 Desember dan 1 Januari. Sementara Arab Saudi memperpanjang larangan tersebut.

"Arab Saudi memutuskan untuk memperpanjang langkah tersebut selama sepekan lagi sambil terus menilai situasi dan untuk memastikan keamanan warga negara dan ekspatriat," kata laporan SPA.

Arab Saudi telah memulai vaksinasi massal Covid-19 awal bulan ini. Negara itu melakukan vaksinasi Covid-19 menggunakan vaksin Pfizer-BioNTech.

Hingga saat ini Saudi memiliki lebih dari 362 ribu kasus corona dan lebih dari 6.000 kematian. Kasus Covid-19 di Saudi menjadi yang tertinggi di Teluk Arab.

Meski demikian Saudi juga melaporkan tingkat kesembuhan yang tinggi. (CNNI/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com