85,67 Persen Siswa SD di Labusel Sudah Divaksin


244 view
85,67 Persen Siswa SD di Labusel Sudah Divaksin
Foto: Mindra Purnomo/Infografis detikcom
Ilustrasi 
Kotapinang (harianSIB.com)

Pemkab Labusel melalui Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan terus melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap anak usia 6-11 tahun.

Saat ini tercatat, vaksinasi terhadap siswa SD di Labusel, sudah mencapai 85,67 persen.

"Alhamdulillah, capaian vaksinasi terhadap anak terus meningkat. Hingga, Senin 24 Januari 2022, sudah 30.438 siswa SD yang dilakukan vaksinasi, dari total 35.529 siswa sasaran. Jumlah tersebut sudah berkisar 85,67 persen," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Labusel, Sutan Nataris Oloan Harahap ketika dikonfirmasi harianSIB.com, Selasa (25/1/2022).

Disebutkan, hingga kini tidak ada kendala berarti yang dihadapi dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut. Hanya saja kata dia, memang masih ada sejumlah orang tua yang tidak mengizinkan anaknya untuk divaksin.

Sutan menyebut, tidak ada alasan jelas dari orang tua yang tidak mengizinkan anaknya untuk divaksin. Menurutnya, sebagian besar orang tua hanya ngotot agar anaknya tidak divaksin, sehingga kemungkinan termakan isu hoaks.

"Rata-rata cuma ngotot nggak ngizinkan saja tanpa ada alasan. Tapi kecurigaan kami termakan berita hoaks. Kami sedang meminta bantuan penguatan dari Dinas Kesehatan, baik berupa regulasi kewajiban vaksin, siaran pers pendapat ahli anak dan dunia kesehatan terkait keamanan vaksin untuk anak, sehingga dapat menjadi bahan tambahan edukasi kepada orang tua siswa," katanya.

Sutan juga menyebut, mereka sedang meminta kepada BPJS Kesehatan terkait jaminan kesehatan, jika terjadi apa-apa kepada anak terkait vaksinasi yang telah dilakukan. Namun dia berharap, seluruh anak yang telah divaksin selalu sehat dan tercipta herd immunity.

Sementara itu, terkait sistem belajar yang akan diterapkan terhadap siswa yang belum divaksin, Sutan mengatakan belum ada keputusan final. Ia mengaku masih berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dan kementrian terkait penerapan belajar tatap muka terhadap siswa yang telah divaksin dan belum divaksin. (*)

Penulis
: Rudi Afandi Simbolon
Editor
: Robert/Eva
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com