DPRD Pematangsiantar Minta Dinas Kesehatan Antisipasi Penyediaan Fasilitas Pasien Covid-19


127 view
DPRD Pematangsiantar Minta Dinas Kesehatan Antisipasi Penyediaan Fasilitas Pasien Covid-19
f:ferry/mistar
Rapat pembahasan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2020 antara Komisi I bersama dengan Kepala Dinas Kesehatan, Direktur dan Wakil Direktur RSUD dr Djasamen Saragih.
Pematangsiantar (SIB)
Komisi I DPRD Pematangsiantar minta Kadis Kesehatan dr Ronald Saragih antisipasi penyediaan fasilitas perawatan, bila mendadak melonjak pasien terpapar Covid-19. Baik ruang kapasitas ICU di RSUD Djasamen Saragih, RS Tentara dan RS Vita Insani.

Hal itu diutarakan Ketua Komisi I DPRD Pematangsiantar Andika Prayogi Sinaga SE pada rapat di ruangan Ragakom, Rabu (14/7) dengan mitra kerja Kadis Kesehatan, Direksi RSUD Dr Djasamen Saragih dan beberapa kepala Puskesmas, membahas Ranperda tentang PJP (pertanggungjawaban pelaksanaan) APBD tahun 2020.

Andika mempertanyakan sejauhmana penanganan dan ketersediaan fasilitas pasien terpapar Covid-19 di RSUD Djasamen Saragih. Dan, apa antisipasi Dinas Kesehatan terkait penyediaan fasilitas perawatan, bila mendadak melonjak terpapar Covid-19 ?

Kadis Kesehatan dr Ronald Saragih menjelaskan, pasien terkonfirmasi positif sudah sembuh 1.587 orang, 303 orang dalam perawatan rinciannya 44 orang dirawat di RS Tentara, 27 orang di RSUD Djasamen Saragih, 185 orang menjalankan isoman (isolasi mandiri).

Sebanyak 84 orang dirawat di Rumah Singgah Jalan Sisingamangaraja, 1 orang dirawat di rumahsakit di Sibolga, 90 orang meninggal. Terkait tambahan persiapan fasilitas perawatan, dijawab, Dinas Kesehatan mengadakan koordinasi dengan Satgas penanganan Covid-19 mendata hotel melati. Dan, masih ada 86 tempat tersedia di Rumah Singgah, urainya.

Menyinggung realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah Dinas Kesehatan selama tahun anggaran 2020 diuraikan dr Ronald Saragih pendapatan asli daerah (PAD) dianggarkan Rp 11.726.564.839 realisasi Rp 9.418.875.029 dan belanja Rp 153.740.490.868 terdiri belanja tidak langsung (BTL) sebesar Rp 86.208.336.296 realisasi Rp 78.723.079.198 dan belanja langsung (BL) sebesar Rp 67.532.160.572 realisasi Rp 49.431.061.134,20 atau total kumulatif realisasi belanja Rp 128.154.140.332,20.

Seusai paparan Kadis Kesehatan terkait penggunaan anggaran pendapatan dan belanja tahun 2020, anggota Komisi I DPRD (bidang kesehatan, hukum dan pemerintahan) Bintar Saragih, Ilhamsyah Sinaga mengajukan sejumlah pertanyaan menyangkut pelayanan kesehatan di Puskesmas Bah Kapul dan soal fasilitas perawatan kesehatan anak.

Rapat Komisi I DPRD dengan Kadis Kesehatan dr Ronald Saragih, Wakil Direktur RSUD Djasamen Saragih Roni Sinaga dan sejumlah kepala Puskesmas dalam kesimpulan merekomendasikan pengadaan KPA (kuasa pengguna anggaran) di setiap Puskesmas agar distribusi pengelolaan keuangan lancar. (D1/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com