* Stok Darah Kosong

Diduga Tidak Matang Persiapan Operasi, Keluarga Pasien Kecewa Pelayanan Petugas Medis RSUD Sidikalang

* Kepala TU RSUD Sidikalang: Persiapan Operasi Sudah Matang

209 view
Diduga Tidak Matang Persiapan Operasi, Keluarga Pasien Kecewa Pelayanan Petugas Medis RSUD Sidikalang
(Foto/SIB Tulus Tarihoran)
KECEWA : Rudi Harjono Pakpahan (42) orangtua Sonata Ronauli Pakpahan pasien operasi usus buntu mengaku kecewa  atas pelayanan petugas medis di RSUD Sidikalang, Sabtu (10/4). 
Sidikalang (SIB)

Keluarga pasien mengaku kecewa dengan pelayanan petugas medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang. Stok darah tidak tersedia dan petugas medis yang melaksanakan operasi diduga tidak matang persiapan operasi usus buntu.

Sonata Ronauli Pakpahan (14) merupakan pasien usus buntu, masuk ke ruang operasi, Jumat (9/4) sekira pukul 18:30 WIB dan selesai operasi sekira pukul 21:00 WIB.

Petugas medis yang melaksanakan operasi usus buntu diduga tidak mempersiapkan segala kebutuhan untuk operasi, termasuk kebutuhan darah. Dimana mereka (petugas medis) meminta 4 kantong darah, pada hal pasien sudah dibedah.

"Kami kocar-kacir cari pendonor yang sesuai golongan darahnya dengan Sonata. Semua keluarga dihubungi untuk mencari pendonor," kata Rudi Harjono Pakpahan (42) warga Desa Lau Rambong Kecamatan Tigalingga, Dairi, Sabtu (10/4) di RSUD Sidikalang.

Ini persoalan nyawa manusia, jangan dimain-mainkan. Kecewa kepada petugas medis yang melaksanakan operasi, tidak terlebih dahulu memberitahukan kebutuhan darah, sebelum melaksanakan operasi usus buntu.

Empat kantong darah bukan hal yang mudah mendapatkannya. Apa lagi stok darah tidak ada di RSUD Sidikalang. Lanjutnya, hingga Sabtu siang, kebutuhan darah untuk Sonata yakni darah golongan B, belum dapat.

Sudah Matang
Sementara itu, Direktur RSUD Sidikalang, dr Sugito Panjaitan saat dikonfirmasi tidak menjawab pesan eletronik. Kepala TU RSUD Sidikalang, Luber Sianturi lewat pesan eletronik mengatakan, persiapan dokter sudah matang. Pencarian darah dilakukan sesaat dilakukan pembedahan, karena ditemukan adanya kemungkinan pendarahan aktif. Pasien sudah dioperasi dan dirawat di ruang Melur.

Sebelum operasi semua sudah dijelaskan kepada keluarga pasien dan atas persetujuan keluarga akhirnya dilakukan tindakan operasi. Ternyata setelah tindakan operasi dilakukan, terjadi perdarahan karena sudah perlengketan. Sehingga kepada keluarga pasien pasien diinformasikan agar mencari darah gol B sebanyak 2 kantong.

Luber lebih lanjut mengatakan, ketersediaan darah di RSUD Sidikalang tergantung dari orang yang mau mendonorkan.

"Untuk itulah mari bahu membahu menginformasikan ke seluruh masyarakat agar mendonorkan darahnya, demi kepentingan pasien yang membutuhkan," katanya. (B3/f)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com