Gelar Aksi Damai di Gedung DPRD, Ini Pernyataan Sikap AMK Humbahas


854 view
(Foto Dok/AMK Humbahas)
AKSI DAMAI : Aliansi Masyarakat Kampus (AMK) Humbahas menggelar aksi damai di gedung DPRD Humbahas, Jumat (4/6/2021). 
Humbahas (harianSIB.com)
Aliansi Masyarakat Kampus (AMK) Humbang Hasundutan (Humbahas) menyampaikan sikap kekecewaan terhadap kinerja Pemkab dan DPRD Humbahas atas kekisruhan dan kegaduhan yang terjadi di internal pimpinan dan anggota dewan.

Jurnalis Koran SIB Frans Simanjuntak melaporkan, ungkapan kekecewaan itu mereka sampaikan melalui aksi damai yang digelar di Gedung DPRD Humbahas, Jumat (4/6/2021). Sambil membawa sejumlah spanduk, massa yang didominasi kaum milenial ini menyampaikan sejumlah tuntutan dan permintaan kepada Bupati dan DPRD Humbahas.

"AMK Humbahas menilai bahwa DPRD Humbahas dengan tindakan yang saat ini terjadi seakan tidak menghormati rakyatnya sebagi konsitituennya," kata koordinator aksi, Richard Siburian dalam orasinya.

Mereka juga menyampaikan dalam situasi pandemi Covid-19 dan resesi ekonomi yang tengah terjadi di daerah itu, DPRD dan bupati bukan mencari jalan keluar untuk meningkatkan taraf hidup rakyatnya, tapi malah terkesan mengkhianati dan mengabaikan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat dan kepala daerah.

"Legislatif Humbahas telah kehilangan moral di tengah kisruh DPRD dengan penyegelan gedung rakyat, dengan pertikaian kekanak kanakan yang tidak seharusnya dilakukan. Sehingga DPRD Humbahas tidak pantas menjadi contoh di tengah-tengah bangsa dan negara," katanya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, kegaduhan DPRD itu juga sangat merugikan perjalanan anggaran yang sangat dibutuhkan untuk menjawab persoalan rakyat, sehingga hal ini telah merugikan rakyat Humbang Hasundutan akibat dipimpin oleh orang-orang yang tidak pantas.

"Pada kesempatan ini kami menyatakan sikap meminta Ketua DPRD sadar diri untuk mundur karena telah mempermalukan wajah legislatif Humbahas. Selain itu, kami juga meminta kepada seluruh anggota DPRD Humbahas untuk sadar diri mundur dari perwakilan rakyat karena tidak bermoral serta tidak mampu menjadi wadah aspirasi rakyat sendiri," katanya.

Mereka juga meminta kepada Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor selaku pimpinan daerah untuk tidak sombong dan keras kepala dalam menjalankan amanah rakyat.

Usai melakukan aksi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, massa AMK Humbahas memajangkan sejumlah spanduk yang berisi tuntutan dan luapan kekecewaan di DPRD Humbahas. (*)

Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com