Jalan Penghubung Perumnas Simalingkar-Simalingkar B Rusak Parah


166 view
Jalan Penghubung Perumnas Simalingkar-Simalingkar B Rusak Parah
(Foto: SIB/Desra Gurusinga)
JELASKAN : Anggota DPRD Medan Erwin Siahaan menjelaskan permasalahan yang dikeluhkan warga, Sabtu (27/8) dalam Reses II Tahun ke-3 yang digelarnya di Jalan Kopra Raya No. 2 Lingkungan XVIII Perumnas Simalingkar Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Tuntungan. 

Medan (SIB)

Warga Perumnas Simalingkar keluhkan akses jalan dari daerahnya menuju Simalingkar B, sudah lama rusak parah. Bahkan sudah berkali-kali diusulkan untuk diperbaiki kepada pemerintah, tidak juga terealisasi sampai saat ini.

“Kalau warga Perumnas Simalingkar hendak ke Medan Zoo yang terletak di Simalingkar B, terpaksa harus memutar ke Simpang Kwala dan itu cukup jauh,” ujar R Purba warga Jalan Kopra IV Lingkungan XIX kepada Anggota DPRD Medan Erwin Siahaan saat menggelar Reses II Tahun ke-3, Sabtu sore (27/8) di Jalan Kopra Raya No. 2 Lingkungan XVIII Perumnas Simalingkar Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Tuntungan.

Selain itu dipertanyakannya, dulu dirinya memakai BPJS yang mandiri, sekarang sudah pensiun. Apakah saat ini bisa diubah menjadi yang gratis atau PBI.

Warga Jalan Karet Lingkungan VII, Dumaris Pasaribu mengeluhkan masalah drainase di lingkungannya.

Setiap kai hujan, pasti terjadi banjir dan semua sampah berkumpul di depan rumahnya.

M Hutagalung warga Nilam III mengeluhkan parit selebar 75 Cm yang ada di depan SD Kayu Manis di Jalan Sawit yang kondisinya cukup mengkhawatirkan.

“Kalau tidak cepat diperbaiki akan putus dan warga sangat kesulitan karena jembatan itu salah satu akses jalan yang cukup vital,” ujarnya.

Selain itu, di Perumnas Simalingkar perlu diawasi secara ketat pembangunan jalan.

“Baru 3 hari dikerjakan, jalan langsung rusak,” sebutnya. Terkait Dana BOS diharapkan juga dipantau agar transparan dan semua anak mendapatkannya.

Warga lainnya, Drs Aten Sidabutar mengharapkan seluruh warga tertib buang sampah.

Namun pemerintah juga diharapkan bisa menempatkan sejumlah tong sampah di beberapa titik pemukiman warga.

Menanggapi itu, perwakilan BPJS Br Ginting mengatakan untuk mendapatkan BPJS PBI merupakan urusan Dinas Sosial dan BPJS hanya menerima perintah untuk mengubahnya. Namun untuk mendapatkannya biasanya tidak kurang dari 6 bulan.

Kasi Trantib Kelurahan Mangga, Purba menyatakan banyak keluhan mengenai sarana dan prasarana.

Ada beberapa tempat yang menjadi kendala. Dulu di Tembakau Raya paritnya hendak dibenahi. Namun ada warga yang meminta ganti rugi.

Memang, dulu pemerintah kurang memperhatikan bangunan warga sehingga banyak yang membangun sampai ke parit.

“Di sana sedimennya sangat tinggi, mari kita bekerjasama untuk memperbaikinya dan memberi lahan depan rumah kita untuk dibuatkan drainase.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com