Kasi Intel Kejari Simalungun :

Jangan Ada Lagi Kepala Sekolah Dipenjara Karena Korupsi Dana BOS


228 view
Jangan Ada Lagi Kepala Sekolah Dipenjara Karena Korupsi Dana BOS
(Foto: SIB/Roida Siahaan)
Luhkum: Kejari Simalungun bidang Intelijen melakukan penyuluhan hukum terkait pengelolaan dana BOS dihadapan 37 kepala sekolah SD di gedung SDN No. 095551, Kamis (7/9). 

Simalungun (SIB)

Kasi Intelijen Kejari Simalungun Asor Olodaiv Siagian SH MH mengingatkan agar ke depan jangan ada lagi kepala sekolah di Simalungun yang meringkuk di penjara akibat melakukan tindak pidana korupsi dana BOS.


Hal itu diungkapkan Siagian didampingi jaksa Haris Saragih SH dan David Siregar Staf Intel saat melakukan penyuluhan hukum dihadapan sedikitnya 37 kepala sekolah (SD) se Koorwil Kecamatan Siantar di gedung SD Negeri 095551 Jalan Asahan Simalungun, Kamis (7/9).


Asor Olodaiv Siagian mengungkapkan, jika pihaknya kini sedang melakukan penahanan terhadap Hardono Purba oknum mantan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pematang Bandar dan kasusnya masih tahap proses penyidikan.


Tersangka diduga telah melakukan penyalahgunaan wewenang sebagai kepala sekolah dan melakukan korupsi dalam penggunaan dana BOS tahun 2019 s/d 2021 berbiaya miliaran rupiah.


Kemudian yang kedua adalah Harles Sianturi, selaku oknum Kepala Sekolah SMP Negeri Dolok Silau telah melakukan tindak pidana korupsi yang bersumber dari dana BOS ratusan juta rupiah dan yang bersangkutan kini sedang menjalani hukuman di penjara, ucap Siagian.


Untuk itu Kejari Simalungun mengharapkan agar seluruh kepala sekolah sebagai pengguna anggaran dana BOS benar-benar mengelola dana tersebut secara transparan dan akuntabel guna menghindari adanya tindak pidana korupsi.


Laksanakan pengelolaan dan penggunaan dana BOS sesuai dengan Tupoksi masing-masing, sehingga ke depannya tidak ada lagi penyalahgunaan dan BOS sehingga tidak ada lagi kepala sekolah yang terjerat kasus hukum, harap Asor Olodaiv Siagian mengakhiri paparannya. (D2/c)




Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com