Labi-labi Seberat 50 Kg Ditangkap

Ketua Nelayan Minta APH Amankan OTK Penabur Labi-labi di Danau Toba


659 view
Ketua Nelayan Minta APH Amankan OTK Penabur Labi-labi di Danau Toba
(Foto: Dok/K Sitanggang)
LABI-LABI: Pulahan Kilogram Labi-labi berhasil ditangkap nelayan dari perairan Danau Toba, Nagori Sibanding, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Minggu (6/8). 
Parapat (SIB)
Ketua Nelayan Danau Toba, K Sitanggang meminta aparat penegak hukum (APH) mengamankan para penabur benih labi-labi di perairan Danau Toba, karena sudah meresahkan para nelayan.
"Ratusan ekor benih Labi-labi pemakan ikan dan udang ini kerap ditabur orang tak dikenal di perairan Danau Toba dan sudah beralangsung beberapa tahun terakhir," ujar Sitanggang sembari menunjukkan seekor labi-labi hasil tangkapan nelayan di Nagori Sibaganding Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Minggu (6/8).
Disampaikan Sitanggang, sebagai buktinya, nelayan telah menangkap seekor labi-labi seberat kurang lebih 50 kilogram yang ditabur beberapa tahun terakhir. "Labi-labi ini merupakan bukti hasil penaburan beberapa tahun terakhir oleh orang tak dikenal dan ukurannya sangat besar serta sudah dewasa," katanya.
Dijelaskannya, benih labi-labi kerap ditabur di Danau Toba secara diam-diam untuk acara ritual tanpa diketahui para nelayan lokal dan Dinas Perikanan Kabupaten Simalungun.
"Kita sudah pernah memergoki para pengunjung dan wisatawan Danu Toba menabur benih labi-labi dan reptil lainnya sebagai acara ritual. Kita meminta para pengunjung tersebut tidak menabur benih jenis reptil karena menganggu populasi ikan hingga mengurangi hasil tangkapan para nelayan di Danau Toba," kata Sitanggang.
Sementara itu, Kepala dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Simalungun, Robert Pangaribuan, mengaku belum mengetahui aktivitas penaburan dan pelepasan reptil jenis labi-labi di Danau Toba wilayah Simalungun. "Labi-labi golongan reptil sejenis kura kura dan berbahaya bila ditabur di perairan Danau Toba," ujarnya.
Dijelaskannya, reptil ini sangat berbahaya bila dilepas ke Danau Toba karena golongan hewan karnivora. "Labi-lani ini akan memangsa semua jenis ikan dan udang yang ada di habitat Danau Toba. Dan izin penaburan benih labi-labi juga tidak pernah dikeluakan oleh dinas," ujar Pangaribuan. (D9/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com