Lama Jadi Target Operasi, Mantan Residivis Diringkus BNNK Pematangsiantar Terlibat Peredaran Sabu


542 view
Lama Jadi Target Operasi, Mantan Residivis Diringkus BNNK Pematangsiantar Terlibat Peredaran Sabu
Foto: harianSIB.com/Andomaraja Sitio
TUNJUKKAN BARANG BUKTI: Kepala BNNK Pematangsiantar, Tuangkus Harianja (tengah), didampingi Kasi Berantas, Kompol Pierson (kanan) dan Kasubbag Umum, Joko Sirait (kiri) menunjukkan barang bukti sabu saat memberi keterangan pers, di kantornya di Jalan Keselamatan, Rabu (15/9/2021).
Pematangsiantar (harianSIB.com)

Pengedar sabu inisial SFS alias Darto (40), yang merupakan mantan residivis narkotika dan sudah lama menjadi target operasi, berhasil diringkus petugas Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pematangsiantar.

Informasi diperoleh, tersangka warga Jalan Negeri Bosar, Kelurahan Nagahuta, Kecamatan Siantar Marimbun ini, ditangkap petugas BNNK Siantar di salah satu rumah temannya di Jalan Parapat Km 5, Kecamatan Siantar Marimbun.

"Tersangka kita tangkap setelah hasil penyelidikan terlibat peredaran sabu di satu rumah di Jalan Parapat, Selasa (14/9/2021) sore, sekira pukul 15.00 WIB," ujar Kepala BNNK Siantar Tuangkus Harianja didampingi Kasi Berantas, Kompol Pierson dan Kasubbag Umum, Joko Sirait di kantor BNNK Siantar di Jalan Keselamatan, Rabu (15/9/2021)

Ia menjelaskan, penangkapan tersangka berkat laporan masyarakat yang diterima petugas BNNK Pematangsiantar adanya transaksi peredaran sabu yang melibatkan pria inisial SFS, di Jalan Parapat. Dari penangkapan itu petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti.

Petugas mengamankan uang Rp 2 juta dan tas sandang kecil berwarna biru berisi 1 unit telepon seluler merk Samsung, 1 Hp merk Strawberry, 1 Hp merk Advance, 1 Hp Xiomi Redmi dan Oppo, 1 buah pisau dan satu unit sepeda motor warna hitam." Jadi total sabu berkisar seberat 22 gram. Kalau dirupiahkan sabu itu berkisar 16 juta," katanya.

Masih kata dia, tersangka juga merupakan mantan residivis dalam kasus narkoba dan sudah lama menjadi target operasi BNNK Pematangsiantar.

"Pengakuan tersangka sudah dua kali keluar dari penjara kasus narkoba. Namun mengenai dari mana diperoleh narkoba itu, tersangka hingga saat ini belum mengakui dan kita masih melakukan penyidikan lebih lanjut untuk kelengkapan berkas," pungkasnya. (*)

Penulis
: Andomaraja Sitio
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com