MUKI SU Minta Pemerintah Kabupaten Kota Fasilitasi TPU Warga Kristen


159 view
MUKI SU Minta Pemerintah Kabupaten Kota Fasilitasi TPU Warga Kristen
Foto: FB
EKONOMI MIKRO: Ketua DPW MUKI SU, Pdt Dedy Mauritz Simanjuntak SH MH MTh MACE, bersama jajaran pedagang K5 dalam maksud menggeliatkan ekonomi mikro.
Medan (SIB)
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara (SU), Pdt Dedy Mauritz Simanjuntak SH MH MTh MACE, meminta pemerintah provinsi mengoordinir pemerintah kabupaten kota di SU untuk memfasilitasi pengadaan lahan untuk tempat pemakaman umum (TPU) warga Kristen di wilayah ini. “Keluhan yang hampir sama warga Kristen adalah TPU yang penuh. Ini persoalan klasik yang belum diselesaikan,” ujarnya di Medan, Selasa (7/9).

Ia menunjuk perjuangan para tokoh dan pimpinan lembaga aras nasional yang kin sedang berjuang mencari serta mendapatkan lokasi TPU bagi warga Medan dan kabupaten kota di sektar ibu kota provinsi yang sudah sulit mendapatkan lokasi pemakaman. “Apalagi bagi warga yang kelas ekonomi marjinal. Sangat sulit,” tegasnya.

Menurutnya, sesuai arahan Ketua DPP MUKI Djasarmen Purba SH, MUKI pun memperjuangkan persamaan hak dan kewajiban umat beragama termasuk kelompok aliran kepercayaan. “Di SU, ada sejumlah kelompok masyarakat yang belum terperhatikan mengenai hak dan kewajiban dalam menjalankan kegiatan keagamaan dan atau kepercayaan,” tegasnya. “Nanti, dalam pra-musyawarah wilayah (muswil), rancangan tersebut difikskan untuk dibaa ke Muswil,” tegas ketua yang beroleh predikat terbaik pada Pendidikan Kader MUKI oleh Institut Pendidikan Karakter Kebangsaan Ragi Carita (IPKRC) tersebut.

Ia menegaskan, dalam menjalankan visi misi umat Kristen, MUKI mengajak semua organisasi Kristen. “Dalam Pastors’s Prayer Meeting Selasa, 3 Agustus di GBI Betlehem, Medan yang digagas sejumlah tokoh seperti Pdt Marlin Hutajulu, telah dicanangkan dalam formula ‘Deklarasi Kesatuan’,” tegasnya.

Ia mengatakan, formula itu dihadiri dan diikuti pimpin organisasi Kristen diantaranya PGI, PGPI, PGPIP, API, Bamagnas, BKAG, IUKI, Sumatera Berdoa, LGSB, PAA, JDW, Generasi Muda MUKI. “Artinya, bibit kebersamaan, tetap ada. Tinggal eksekusinya secara bersama,” tegasnya.

Poin dalam deklarasi yaitu pernyataan sikap bersatu dalam menghadapi persoalan umat dan bangsa. Selain itu mendukung pemerintah dalam menghadapi situasi sulit di masa pandemi Covid 19, juga mendukung pemerintah guna menciptakan situasi kondusif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bersamaan dengan itu, ia mengulang ikut berbelasung kawa atas wafatnya Ibu Gembala CGC Shinta Bertua Pasaribu yang istri Senior Ps Ev Rajamin Sirait SE MA. “MUKI dan seluruh organisasi Kristen ikut berduka bahkan ikut mengantar jasad ke pemakaman serta prosesi lanjutan. Juga doa penghiburan di rumah duka,” tegasnya. (R10/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com