Tanjungbalai (SIB)
Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Kecamatan Teluk Nibung, membersihkan reruntuhan pohon raksasa yang tumbang serta menimpa rumah di Jalan Pondok Binjai, Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai, Rabu (7/4).
Muspika itu terdiri dari Camat, Lurah, Koramil, Kepolisian setempat. Selain itu, turut serta BPBD, Dinas Lingkungan Hidup serta personel Babinpotmar Teluk Nibung, Pelda Ranto Damanik, dibantu warga setempat.
Mereka bergotong royong untuk mengantisipasi terjadinya hal hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran mengingat ranting dan dedaunan pohon serta reruntuhan rumah masih menumpuk di sekitar lokasi.
Gotong royong itu juga mengingat setelah beberapa hari yang lalu, 3 warga luka-luka dan 1 di antaranya tewas setelah terlempar saat berupaya memotong dahan dan ranting pohon raksasa tersebut.
"Gotong royong ini kita laksanakan sejak dua hari lalu bersama unsur Muspika dan masyarakat. Tujuannya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi. Mengingat masih banyak ranting dan daun-daun kering yang menumpuk disini, "ucap Camat Teluk Nibung, M. Ali seperti dilansir dari hariansib.com.
Selanjutnya, kata Ali, pihaknya saat ini sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengevakuasi pohon raksasa tersebut. "Kita masih upayakan untuk bisa mengevakuasi pohon ini secepatnya, "pungkasnya.
Sebelumnya, pohon raksasa yang berusia ratusan tahun itu tumbang dan menimpa 4 rumah di sekitarnya satu minggu lalu. Dan sejak saat itu, warga berinisiatif melakukan evakuasi dengan memotong motong ranting pohon. Insiden yang tidak diduga-duga terjadi, tiga warga yang sedang memotong ranting pohon terlempar dan 1 tewas karena pohon tumbang itu kembali berdiri, yang hingga kini belum diketahui pasti apa penyebabnya. (SS16/c)
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak