Kamis, 25 Juli 2024

OJK Sumbagut dan BI Sumut Inisiasi Vaksinasi Massal Covid-19, Target 19.020 Peserta

* Bobby: Kegiatan Vaksin Tanggung Jawab Bersama
Redaksi - Selasa, 27 Juli 2021 17:07 WIB
565 view
OJK Sumbagut dan BI Sumut Inisiasi Vaksinasi Massal Covid-19, Target 19.020 Peserta
Foto: Dok/Humas BI
VAKSINASI : Wali Kota Medan Bobby Nasution didampingi Kepala OJK KR5 Sumbagut Yusup Ansori (kanan) dan Kepala Kaper BI Sumut Soekowardojo pada pembukaan vaksinasi massal di Hotel Santika Medan, Senin (26/7).
Medan (SIB)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 5 Sumatera Bagian Utara bersama Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara Forkom IJK didukung BMPD (Badan Musyawarah Perbankan Daerah) dan Dinas Kesehatan mengakselerasi pelaksanaan program vaksinasi massal Covid-19 di Sumatera Utara yang dibuka, Senin (26/7) hingga 30 Juli 2021 di Hotel Santika Medan.

Target sasaran vaksinasi tersebut sebanyak 19.020 peserta ditujukan kepada seluruh pegawai dan keluarga pegawai sektor jasa keuangan (SJK) dan sektor sistem pembayaran, termasuk masyarakat umum yang merupakan konsumen sektor jasa keuangan di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Kepala OJK KR5 Sumbagut Yusup Ansori didampingi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumut Soekowardojo mengatakan, sebelumnya, OJK bersama Forkom IJK Sumut dan beberapa Bank Umum juga telah menggelar beberapa kegiatan vaksinasi di Kota Medan yaitu sebanyak 100 peserta pada tanggal 16 Juni 2021 dan sebanyak 4.200 peserta pada tanggal 14-16 Juli 2021.

Selanjutnya dikatakan, vaksinasi massal SJK dengan tambahan target sebesar 19.020 peserta di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Utara tersebut diawali pelaksanaannya di Kota Medan selama 5 hari yakni 26-30 Juli 2021 di Hotel Santika menyasar sebanyak 7.500 peserta.

Adapun pelaksanaan vaksinasi di 32 kabupaten dan kota lainnya sebanyak 11.520 peserta akan dilakukan dalam waktu dekat dengan dukungan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Kesehatan masing-masing Kabupaten dan Kota.

Hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara Bidang Ekonomi dan Keuangan Agus Tripriyono, Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumut, Muhammad Pintor Nasution, Pimpinan Lembaga jasa Keuangan, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, dan Dinas Kesehatan Kota Medan.

Dalam sambutannya, Bob Afif Nasution menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan OJK dan Bank Indonesia beserta Forkom IJK dan BMPD yang telah membantu pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Medan melalui kegiatan vaksinasi.

“Kegiatan Vaksinasi Covid-19 tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota, namun juga menjadi tanggung jawab kita bersama seluruh stakeholders. Apa yang dilakukan OJK dan Bank Indonesia ini sangat membantu Pemerintah Kota Medan untuk mencapai target jumlah vaksinasi masyarakat Kota Medan sebesar 1,9 juta orang,” ujar Bobby.

Selanjutnya, Bobby juga menghimbau masyarakat Kota Medan dapat terus menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat agar status PPKM Level 4 Kota Medan dapat cepat berakhir.

Yusup Ansori, Kepala OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara yang juga Ketua Pengarah Forkom IJK Sumut dalam acara tersebut menyampaikan bahwa OJK dan Bank Indonesia memperoleh alokasi sebanyak 1.920 vial vaksin dari Kementerian Kesehatan untuk membantu percepatan vaksinasi Covid-19 di Sumatera Utara dengan target sasaran 19.020 peserta yang ditujukan untuk seluruh pegawai di sektor jasa keuangan dan sistem pembayaran beserta keluarganya termasuk nasabah SJK dan masyarakat.

Yusup menambahkan, rangkaian program vaksinasi yang dilakukan secara intensif dan diperluas ke seluruh kabupaten/kota ini merupakan wujud komitmen dan kontribusi OJK bersama Bank Indonesia dan Industri Jasa keuangan dalam mendukung program vaksinasi pemerintah untuk mengakselerasi pencapaian kekebalan kelompok (herd immunity) khususnya di sektor jasa keuangan yang merupakan salah satu sektor esensial guna mempercepat pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara.

Soekowardojo, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara selaku Ketua BMPD Sumut menyampaikan, kegiatan vaksinasi Covid-19 merupakan game changer yang paling penting dalam pengendalian Covid-19 dan percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Bank Indonesia dan BMPD Sumut sangat mendukung kolaborasi pelaku sektor jasa keuangan dan sistem pembayaran dengan pemerintah daerah untuk percepatan program vaksinasi di Sumatera Utara.

Selanjutnya Bank Indonesia beserta BMPD dan OJK beserta Forkom IJK bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota akan melanjutkan rencana vaksinasi kepada segenap pelaku ekonomi dan masyarakat di Sumatera Utara, termasuk UMKM untuk mendukung program pemerintah.

Pimpinan Wilayah Bank Mandiri selaku Ketua Forkom IJK dan Ketua Panitia Pelaksana Program Vaksinasi Insan SJK dan Masyarakat Sumatera Utara, Angga Erlangga Hanafie menambahkan, pelaksanaan vaksinasi massal insan SJK yang diawali di Kota Medan ini ditargetkan sebanyak 1.500 orang per hari selama 5 hari dan didukung 35 tim Nakes dari Puskesmas yang dikoordinir Dinas Kesehatan Kota Medan. (A1/f)

Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Lepas Tim Karate Bertanding ke Jakarta, Kapolda Sumut: Raih Prestasi dan Bawa Medali !
Sumut Surplus Beras 441 Ribu Ton
TPL Bantah Isu Penculikan Warga Adat Sihaporas di Simalungun
Jelang Pilkada Serentak 2024, Pj Wali Kota Minta Semua Pihak Jaga Ketenteraman dan Keamanan
3 Tokoh Masyarakat Simalungun Sepakat H Budi Heriyanto Dalimunthe Layak Jadi Ketua DPRD Simalungun 2024-2029
Atlet Boling Sumut Try Out ke Thailand Persiapan PON 2024
komentar
beritaTerbaru