PDAM Tirta Malem Kabanjahe Uji Coba Pelayanan Air 24 Jam


266 view
PDAM Tirta Malem Kabanjahe Uji Coba Pelayanan Air 24 Jam
Foto SIB/Marlinto Sihotang
Uji Coba: Bupati Karo Cory Br Sebayang (2  dari kanan) didampingi Sekda Terkelin Kamperas Purba (paling kanan) serta Direktur PDAM Tirta Malem Jusup Sukatendel (paling kiri) meninjau uji coba pelayanan 24 jam air bersih dari PDAM Tirta Malem di berbagi tempat di Kabanjahe, Jumat (3/11).

Kabanjahe (SIB)

Pasokan air bersih di wilayah Kabanjahe berangsur pulih dan membaik dari tahun tahun sebelumnya. Seperti diketahui, sejak puluhan tahun lalu, masalah air bersih dari PDAM Tirta Malem menjadi persoalan serius karena pasokan air bersih sering macet, bahkan kadang mati total.

Menanggapi keluhan konsumen itu, PDAM Tirta Malem launching uji coba pelayanan air bersih 24 jam pada zona terbatas di wilayah Kecamatan Kabanjahe. "Hari ini kita uji coba suplai air bersih dari PDAM Tirta Malem dengan pelayanan 24 jam. Jadi selama 24 jam sehari itu air mengalir," kata Bupati Karo Cory Br Sebayang bersama Direktur PDAM Tirta Malem Jusup Sukatendel ST MPD, Jumat (3/11) saat launching uji coba itu.

Zona terbatas yang dimaksud yakni wilayah Gang Garuda, Saudara, Rejeki, Brahmana, Subur dan Jalan UKA, Gang Aman, Mejuahjuah, Pemda, Persada Indah, Jalan Ketaren, Desa Samura, Perumahan Nuansa Asri II, Gang Karsima, Elsadai, Bersama, Madu, MP Purba, Rumah Kabanjahe, Klasis dan Gang Parapat yang meliputi sebanyak 1.612 pelanggan. Meski kemungkinan masih ada gangguan pada uji coba pelayanan 24 jam ini, diharapkan pelanggan akan dapat mengakses air bersih 24 jam nonstop setiap harinya.

"Sementara itu, untuk di luar zona area uji coba, akan dilakukan pasokan bergilir hingga nantinya dapat dilayani 24 jam," kata Direktur PDAM.

Jusup menyebut, pembenahan jaringan pipa yang sudah berumur puluhan tahun serta tidak memiliki peta jaringan akan terus dilakukan. "Mulai November ini akan dilakukan pemindahan sambungan rumah dari jaringan distribusi yang lama ke jaringan distribusi yang baru dan diharapkan selesai Oktober 2024," katanya.

Sehingga secara simultan, perbaikan seluruh zona di Kabanjahe akan terus dilakukan sehingga warga Kota Kabanjahe mendapatkan pasokan air yang cukup. Bupati Karo yang ikut launching uji coba itu mengakui penyediaan air menjadi salah satu permasalahan global, termasuk di Kabupaten Karo. "Berdasarkan survei sosial ekonomi nasional tahun 2020 di Kabupaten Karo, penyediaan air minum yang layak baru berkisar 60 persen," katanya.

Ia menyebut Pemerintah Kabupaten Karo akan terus mendukung segala upaya yang dilakukan PDAM Tirta Malem untuk peningkatan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Karo. "Saya apresiasi PDAM Tirta Malem yang terus berbenah untuk peningkatan pelayanan air bersih di Kabupaten Karo. Saya berharap tim PDAM Tirta Malem tetap konsisten memberikan kinerja terbaik," kata bupati.(**)

Penulis
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com