PLN Enjiniring Kerja Sama dengan PT Kayan Hydropower Nusantara


184 view
Foto : Dok/Humas PLN
KERJA SAMA : Penandatangan kerja sama PLN Enjiniring (PLNE) dengan PT Kayan Hydropower Nusantara (KHN)  dilakukan secara virtual oleh Dirut PLNE, Didik Sudarmadi dan Dirut  KHN Antony Lesmana, Senin (12/4/2021).
Jakarta (harianSIB.com)

PLN Enjiniring (PLNE) (anak usaha PLN) yang bergerak dalam enjiniring ketenagalistrikan melakukan perjanjian kerja sama dengan PT Kayan Hydropower Nusantara (KHN) setelah mendapatkan kepercayaan terkait pekerjaan studi sistem evakuasi listrik PLTA Mentarang Induk, Senin (12/4/2021).

Penandatanganan dilakukan secara virtual oleh Dirut PLNE Didik Sudarmadi bersama Dirut KHN Antony Lesmana dan disaksikan Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang, Direktur Manajemen SDM PLN, Syofvi F Roekman dan yang lainnya. Perjanjian kerja sama berlaku sejak 25 Februari 2021 hingga Juni 2023.

“Kerja sama ini merupakan wujud peran serta PLNE dalam mempersiapkan sistem evakuasi listrik pada PLTA Mentarang Induk untuk memastikan pembangunan berkelanjutan dan pasokan listrik yang andal.” kata Didik.

PLTA Mentarang Induk terletak 35 km dari Kota Malinau, Kalimantan Utara akan memiliki total kapasitas daya mencapai 1.375 MW dan berpotensi menjadi PLTA terbesar di Indonesia.

"Jika PLTA ini berjalan sesuai rencana maka tenaga listrik yang akan dihasilkan akan diusulkan untuk dievakuasi melalui transmisi 500 kV sepanjang 230 km dari Malinau melewati Tanah Tidung dan Bulungan sampai ke Tanah Kuning. Rencana ini akan dikonfirmasi melalui hasil studi sistem evakuasi listrik yang akan kami percayakan ke PLNE," ucap Antony.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang dan Direktur Manajemen SDM PLN, Syofvi F Roekman menyampaikan apresiasinya untuk kedua belah pihak atas kolaborasi yang telah dilakukan.

PLTA Mentarang Induk direncanakan dapat memenuhi rencana pembangunan Smelter Aluminium oleh PT Inalum di Tanah Kuning dengan kebutuhan daya mencapai 850 MW dan interkoneksi ke jaringan 150 kiloVolt (kV) di Provinsi Kalimantan Utara untuk kebutuhan pasokan daya yang akan datang serta dimungkinkan untuk interkoneksi dengan Sabah, Malaysia, demikian relis Humas PLN Sumut Jimmy Aritonang, Selasa (13/4/2021). (*)

Penulis
: Eddy Bukit
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com