Hasil Ternak Lokal Minim

Pasokan Daging Babi untuk Kota Medan Terpaksa Didatangkan dari Kalimantan


152 view
Pasokan Daging Babi untuk Kota Medan Terpaksa Didatangkan dari Kalimantan
(Istockphoto/ Beingbonny)
Pasokan daging babi. Ilustrasi.
Medan (SIB)
Saat ini ternak babi yang ada di Sumut tidak lagi mampu memasok daging ke Kota Medan. Para pedagang dan rumah makan sudah harus mengambil pasokan daging dari Kalimantan, Palembang dan Lampung.

“Untuk memenuhi kebutuhan daging babi di Kota Medan saja, para pengusaha terpaksa memasoknya dari Kalimantan, Lampung dan Palembang,” ujar Ketua Asosiasi Peternak Babi (Asperba) Sumatera Utara, Hendri Duin Sembiring kepada wartawan, Selasa (6/7) saat ditemui di ruang kerjanya.

Disebutkan pria yang juga merupakan Anggota DPRD Medan ini, dulu sebelum penyakit babi dan pandemi Covid-19, untuk wilayah Medan, kebutuhan daging perharinya mencapai 350 ekor (berat rata-rata 100 Kg/ekor). Namun saat pandemi dan banyaknya babi yang mati akibat penyakit, kebutuhan babi di Kota Medan hanya 100 ekor perharinya.

Namun untuk memenuhi pasokan 100 ekor perharinya, para peternak di Sumatera Utara tidak mampu memenuhinya. Sehingga terpaksa pasokan daging didatangkan dari Kalimantan dan wilayah lainnya.

Terkait harga daging babi, Anggota Komisi III yang membidangi perekonomian itu mengatakan saat ini harga hidup sudah mulai turun, sekira Rp.70 ribu per Kg. “Kemungkinan harga ini masih akan turun, karena sudah mulai berkurang pesanan di Medan,” ujarnya seraya menyatakan, untuk rumah makan saja, terjadi penurunan drastis.

Ditambahkannya, para peternak saat ini masih belum berani mengembangkan usaha ternaknya karena masih ada kekhawatiran akan penyakit babi ini. (A12/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com