Pemko Medan Bersama Polda Sumut dan Kodam I/BB Gelar Vaksinasi Massal


153 view
Pemko Medan Bersama Polda Sumut dan Kodam I/BB Gelar Vaksinasi Massal
(Foto: Dok/Diskominfo Medan)
Tinjau Vaksinasi : Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Kapolda Sumut Irjen  Panca Putra Simanjuntak dan Kasdam Brigjen TNI Didied Pramudito meninjau kegiatan vaksinasi massal di Eks Bandara Polonia, Kamis (3/6).
Medan (SIB)
Pemko Medan bekerjasama dengan Polda Sumut dan Kodam I/BB menggelar vaksinasi massal di Eks Bandara Polonia, Kamis (3/6). Kegiatan vaksinasi massal itu ditanggapi masyarakat dengan antusias, dibuktikan dengan terlampauinya target peserta vaksin yang sebelumnya direncanakan 1000 orang.

Dikatakan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution saat membuka vaksinasi massal itu, tujuan digelarnya vaksinasi itu untuk menciptakan kekebalan massal sehingga mata rantai penularan Covid-19 dapat diputuskan.

Diketahui, turut hadir dalam pembukaan acara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra, Kasdam I BB Brigjen TNI Didied Pramudito, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Dandim 0201 BS Kolonel Inf Agus Setiandar, Danlanud Soewondo Kolonel Pnb JJ Ginting, dan segenap pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan.

Disebutkan wali kota, vaksin yang dikirim Kementerian Kesehatan ke Kota Medan sekarang lebih sering dan banyak.

“Sekarang vaksin yang dikirim Kemenkes lebih banyak dan sering, karena itu kita berani gelar vaksinasi massal. Selain dari Puskesmas Medan, tenaga kesehatan yang bertugas pada vaksinasi massal itu berasal dari rumahsakit TNI dan Polri," katanya.

Diungkapkan, vaksinasi massal nantinya akan digabung dengan metode drive thru, sehingga masyarakat yang ingin divaksin dapat memilih, divaksin di meja yang telah disediakan atau di kendaraannya.

Ditambahkan, dari 2,5 juta penduduk Kota Medan, yang bisa divaksin sebanyak 1,8 juta jiwa. Dari 1,8 juta jiwa tersebut, sambungnya, Pemko Medan menetapkan target 70 persen atau sekira1,3 juta jiwa.

“Per hari ini, sebesar 41,21 persen dari target sudah tercapai,” sebutnya.

Diterangkan di antara 41,21 persen target yang telah tercapai itu, termasuk para guru SD dan SMD di Medan. Dari jumlah lebih dari 20 ribu guru, katanya, sebanyak 11 ribu telah divaksin. Vaksinasi untuk guru itu, akunya, terkait dengan kesiapan Pemko Medan melaksanakan sekolah tatap muka yang rencananya berlangsung Juli mendatang.

Pada bagian lain, paparnya, saat ini yang harus diantisipasi adalah kluster keluarga. Karena itu, Bobby meminta agar masyarakat benar-benar mematuhi protokol kesehatan (Prokes). Selain vaksinasi, kepatuhan Prokes seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, merupakan cara efektif untuk menghindari diri dari tertular Covid-19.

Dikatakan Kapolda itu, tingginya antusias warga mengikuti vaksinasi massal itu menandakan ada kesamaan persepsi antara masyarakat dengan pemerintah. Dijelaskan, masyarakat tidak perlu khawatir dan berebut untuk divaksin, karena semangat masyarakat untuk divaksin pasti difasilitasi pemerintah.

“Kesamaan persepsi itu adalah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, salah satunya adalah meningkatkan herd immunity. Tidak perlu terburu-buru. Ikuti arahan dan petunjuk dari penyelenggara vaksinasi massal,” ucapnya.

Sebelum membuka kegiatan vaksinasi massal itu, Wali Kota Medan meminta pihak penyelenggara untuk mencegah terjadinya penumpukan massa. Dia juga ingin memastikan agar warga yang divaksin mendapat pelayanan yang baik, termasuk dapat menunggu giliran divaksin dengan nyaman. (Rel/A16/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com