Pemko Medan Siapkan Dana Rp 496,6 Miliar Lebih Mengatasi Sampah


204 view
Pemko Medan Siapkan Dana Rp 496,6 Miliar Lebih Mengatasi Sampah
Foto: SIB/Desra Gurusinga
SAMPAIKAN: Anggota DPRD Medan David Roni G Sinaga SE menyampaikan Pemko sudah menyiapkan anggaran untuk mengatasi sampah, saat menggelar Sosperda No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolan Persampahan di Jalan Garu II B Kelurahan Harjosari 1 Kecamatan Medan Amplas, Sabtu sore (14/5). 

Medan (SIB)

Anggota DPRD Medan David Roni G Sinaga SE mengajak seluruh warga meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan. Selain itu, Kepling dan lurah harus menerapkan sistem jemput bola dalam melayani masyarakat.


Hal itu disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Perda (Sosperda) No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolan Persampahan di Jalan Garu II B Kelurahan Harjosari 1 Kecamatan Medan Amplas, Sabtu sore (14/5) yang dihadiri ratusan masyarakat.


Dalam kesempatan itu, politisi PDI Perjuangan itu mendorong Pemko memberikan dan memasilitasi sarana dan prasarana tempat dan angkutan sampah.


Disampaikannya, dengan penanganan sampah yang benar yakni membuang sampah pada tempatnya akan berdampak bagus untuk kesehatan. Selain itu, dengan mewadahi sampah dengan benar akan meminimalisir terjadinya banjir.


Ditambahkan Ketua DPD BAPERA Kota Medan itu, untuk Tahun 2022, DPRD bersama Pemko Medan sudah mensahkan anggaran sampah di APBD sebesar Rp.496,6 miliar lebih. Begitu juga pengadaan truk sampah ditambah 10 unit dan 100 becak.


Selain itu, Anggota Komisi III DPRD Medan ini mendorong seluruh Kepala Lingkungan (Kepling) dapat membentuk Bank Sampah di setiap lingkungan. Kegunaan Bank Sampah dipastikan menciptakan kebersihan dan membantu perekonomian.


Dalam kesempatan itu, Supio warga Jalan Garu IIB mengeluhkan infrastruktur di sekitar tempat tinggalnya mengalami kerusakan yang parah sepanjang 1,1 Km. “Memang jalan tersebut persis di ujung dekat sungai, lubangnya besar. Jadi harus secepatnya diperbaiki,” pintanya.


Sementara itu, Sofyan warga Jalan Garu IIA, menyebut dirinya tidak pernah mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah hingga saat ini. “Saya bekerja serabutan, dan tak pernah sekalipun mendapatkan bantuan sosial tersebut,” imbuhnya.


Menjawab itu, David memastikan permasalahan jalan akan disurvei secepatnya. “Kebetulan di acara ini hadir pihak kelurahan dan kecamatan. Sedangkan Lurah Harjosari 1 Sahara Harahap mengungkapkan, rusaknya jalan di ujung akibat pembuatan bronjong sungai. “Jadi untuk pembenahannya tidak bisa menggunakan dana kelurahan,” paparnya. (A12/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com