Dampak PPKM Level 4

Penyaluran Bantuan PKH Tahap III di Sumut Dipercepat


112 view
Penyaluran Bantuan PKH Tahap III di Sumut Dipercepat
Internet
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumatera Utara, Soekowardojo
Medan (SIB)
Pemerintah Pusat akan mempercepat penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap III pada Juli 2021 ini. Hal ini terkait dengan diberlakukannya kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat).

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumatera Utara, Soekowardojo kepada wartawan, Rabu (28/7).

Disebutnya, penyaluran bantuan sosial PKH tahap II pada April 2021 sebelumnya juga telah dipercepat guna menjaga tingkat konsumsi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Adapun nominal penyaluran PKH tahap II – 2021 di Sumatera Utara sebesar Rp361,8 miliar yang disalurkan kepada sekitar 432 ribu KPM,” kata Soeko.

Sementara itu pada Mei 2021 juga telah disalurkan sebanyak Rp118,6 miliar bantuan sosial non tunai kepada sekitar 593 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako di Sumatera Utara.

Menurut Soeko, tingkat penyaluran bantuan sosial Program Sembako itu berada pada angka 98,5%. Sebagaimana periode sebelumnya, tiap KPM Program Sembako akan mendapatkan bantuan senilai Rp 200.000, per bulan.

Soekowardojo meminta kepada masyarakat Sumut agar bersabar dan tetap mendukung diperpanjangnya kebijakan PPKM level 4 yang diberlakukan pemerintah.

Disebutkannya, perkembangan harga pangan strategis pada 23 Juli 2021 terpantau stabil. Secara umum tingkat harga masih berada pada range rerata harga 3 tahun terakhir.

Adapun kenaikan yang terjadi selama periode pelaksanan PPKM masih dalam batas yang wajar. Stabilitas harga ini juga diperkuat dengan hasil survey aliran pasokan Bank Indonesia yang menunjukkan aliran pasokan pada pedagang besar di Kota Medan masih relatif stabil serta kecukupan stok di gudang bulog untuk komoditas beras, minyak goreng dan gula pasir.

Berdasarkan sampel pasar tradisional di Medan, saat ini harga cabai merah Rp 33.500 per kg, cabai rawit Rp 45.000 per kg, bawang putih Rp 28.200 per kg, bawang merah Rp 31.200, daging ayam Rp. 26.700 per kg, daging sapi Rp. 125.000 per kg, Gula pasir Rp. 13.500 per kg, minyak goreng Rp 14.360 per kg, dan beras Rp 11.000 per kg.

“ Kenaikan harga bahan pokok ni masih dalam batas wajar," kata Soekowardojo.

Pemberlakukan PPKM darurat di Jawa dan Bali sejak 3 Juli yang saat ini diperpanjang hingga 2 Agustus 2021 diyakini dapat mencegah loss pertumbuhan ekonomi yang lebih besar di akhir 2021.

Namun demikian, penerapan PPKM juga diharapkan tidak mengganggu stok kebutuhan pokok terutama di propinsi ini karena itu diperlukan penguatan upaya pengendalian inflasi dan respon TPID ( Tim Pengendalian Inflasi Daerah). Bisa juga dengan bekerjasama denga BI se Sumut, ujarnya.

“PPKM Darurat merupakan langkah mengembalikan stabilitas ekonomi masyarakat, serta menekan penyebaran varian Delta Covid-19,” ujarnya. (A1/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com