Petani Holtikultura di Simalungun Diimbau Waspadai OPT


129 view
Petani Holtikultura di Simalungun Diimbau Waspadai OPT
Foto Dok
Kaspar Simbolon
Simalungun (SIB)
Petani holtikultura di Kabupaten Simalungun diimbau untuk mewaspadai munculnya Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) akibat perubahan cuaca dari musim hujan ke musim kemarau.

Koordinator Penyakit Hama dan Tanaman Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun, Kaspar Simbolon menyampaikan informasi tersebut kepada wartawan di Pamatang Raya, Jumat (23/7).

Lebih lanjut disampaikannya, cuaca ekstrem seperti ini akan menimbulkan pola serangan hama penyakit atau yang lazim dikenal dengan sebutan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).

Panasnya suhu pada musim kemarau dapat menyebabkan perkembangan hama akan cenderung menjadi lebih cepat, sehingga menimbulkan jumlah populasi yang lebih besar dan dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman yang mengakibatkan penurunan produktivitas tanaman di saat panen.

Pada musim kemarau, OPT yang berpotensi berkembang dengan pesat antara lain yakni hama trips pada tanaman cabai, tomat, kentang, kacang panjang, jeruk.

Pemberian pupuk kompos kepada tanaman sangat dianjurkan dan penggunaan mulsa plastik ataupun mulsa dari bahan alami seperti jerami padi ataupun sisa tanaman lainnya untuk menjaga kelembaban tanah sekaligus mengurangi penguapan air dari dalam tanah.

Pengamatan OPT oleh petani yang berkolaborasi dengan petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) atupun Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang mendampingi petani sangat diharapkan agar ketika OPT muncul bisa segera diatasi, ujarnya.(D4/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com