Sepanjang 13 Km Jalan Provinsi di Silau Laut Asahan Rusak

* Nelayan Tradisional Beli Solar Rp 8 Ribu/Liter

325 view
Sepanjang 13 Km Jalan Provinsi di Silau Laut Asahan Rusak
Foto: Internet
Ilustrasi.

Silau Laut (SIB)

Akibat hancurnya ruas jalan provinsi sepanjang 13 Km dari Simpang Butong menuju Silau Laut Asahan, nelayan di Desa Silo Baru, terpaksa membayar solar seharga Rp 8 ribu/liter dari along along (pelangsir BBM)


"Kalau untuk membeli sendiri ke SPBU, sebanyak 3 liter saja, jarak tempuhnya 13 Km, mana mungkin, sebut Darwin, seorang nelayan jaring kepiting di Desa Silo Baru Jum'at, (8/4).


Mau tak mau harus beli solar Rp 8 ribu/liter, dari along along yang membeli solar ke SPBU katanya.


Tetapi kalau jalan nya tidak rusak, nelayan di Silo Baru, masing masing membeli solar langsung ke SPBU Simpang Butong.


Lanjut Darwin, sebenarnya profesi jadi nelayan memang menggiurkan atau enak.


Karena kalau dapat hasil tangkapan kepiting jenis Renjong 2 kilogram saja, nelayan sudah bawa uang ke rumah Rp 200 ribu.


Sedangkan biaya operasional maksimal hanya Rp 32 ribu, katanya.


Ditambahkannya, lautan Silo Baru itu sebenarnya adalah lautan emas.


Namun karena tantangannya banyak, sulitnya mendapatkan BBM solar, tank kerang, (KM beralat canggih) kerap menghancurkan jaring nelayan kecil di laut, maka lautan emas itu tidak menjadi milik nelayan tradisional, katanya.

Harapan sudah selalu disampaikan kepada Dinas Kelautan Asahan, namun belum ada solusi. (E11/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com