Terima Surat Larangan Berjualan dari Camat, Ratusan PKL di Perbaungan Gelisah

M Fahmi: Kita Tidak Melarang, Namun Jangan Mendirikan Lapak Permanen

569 view
Terima Surat Larangan Berjualan dari Camat, Ratusan PKL di Perbaungan Gelisah
Foto: SIB/Bonny Sembiring
LAPAK PKL: Beginilah kondisi Jalan Kenanga Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai, yang diketahui sudah lama disesaki ratusan lapak para pedagang kaki lima (PKL), Kamis (8/7). Tampak juga seorang pengendara motor sedang melintas di jalan tersebut.

Sergai (SIB)

Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) mengaku gelisah lantaran pihak Kecamatan Perbaungan melalui Kelurahan Simpang Tiga Pekan sudah melayangkan surat pemberitahuan terkait larangan berjualan di tepi badan jalan kepada para PKL, Rabu (7/7).


Pada surat pemberitahuan, para PKL diminta untuk membongkar lapak dagangannya dalam tempo 7 x 24 jam. Apabila tidak diindahkan, maka personel Sat Pol PP Pemkab Sergai akan melakukan penertiban. Surat tersebut berisi larangan berjualan di tepi badan jalan, sesuai Perda Nomor 25 Tahun 2008 tentang ketertiban umum, dan sudah ditandatangani Camat Perbaungan M Fahmi.


Sejumlah PKL di Jalan Kenanga Perbaungan mengaku telah menerima surat pemberitahuan itu dari pihak kecamatan. Mereka berharap agar kebijakan tersebut bisa dipertimbangkan kembali, mengingat keberadaan pedagang di kawasan Jalan Kenanga diperkirakan berjumlah seratusan orang.


"Kalau kami digusur, mau kemana kami cari makan lagi. Di sini, tempat kami mencari nafkah selama ini. Sekarang, jualan saja sudah susah, apalagi semenjak adanya pandemi virus corona (Covid-19)," ujar seorang pedagang, Nurjuhan alias Kak Jo kepada SIB, Kamis (8/7).


Saat ini, kata Nurjuhan, Jalan Kenanga sudah tidak bisa lagi dilintasi oleh kendaraan roda empat, bahkan roda tiga seperti becak. Hal ini dikarenakan lapak-lapak para pedagang dibangun secara semi permanen di bagian kiri-kanan ruas jalan. Kondisi tersebut sudah terjadi hampir 20 tahun (sebelum pemekaran Kabupaten Deliserdang).


Beberapa pedagang lain yang diwawancarai wartawan mengakui, jika turun hujan lokasi lapak mereka menjadi becek, bahkan banjir. Meski begitu, pedagang menyebut masalah itu masih bisa mereka tangani, karena parit di sekitar lokasi jualan juga masih berfungsi.


Pedagang pun meminta kepada Pemkab Sergai agar dinas terkait sebaiknya melakukan renovasi tempat bagi para PKL.


"Kalau lokasi ini direnovasi akan kami terima. Janganlah dibongkar lapak ini, kami hanya orang kecil. Uang kebersihan kami bayar setiap hari, termasuk uang jaga malam," ungkap pedagang lainnya bernama Rahma Utami.


Informasi dihimpun SIB, selain Jalan Kenanga, banyak lagi PKL di kawasan Perbaungan yang juga menerima surat pemberitahuan dari Camat. Seperti di Jalan Deli, Jalan Mawar dan pedagang di depan lapangan Sergai Walk.


Sementara, Camat Perbaungan M Fahmi ketika dihubungi melalui telepon selulernya menyatakan pihaknya tidak melarang para PKL berjualan di sejumlah lokasi dimaksud. Namun, jangan mendirikan lapak semipermanen atau permanen di badan jalan.


"Kita tidak melarang PKL berjualan, hanya saja bentuk lapaknya jangan permanen/semi permanen di atas parit. Kalau lapak kaki lima seperti tenda atau gerobak sorong kan, masih bisa dibersihkan lokasi usaha mereka setelah selesai berjualan," jelasnya.


Di kesempatan itu, Fahmi pun mengaku sempat mendapat perlawanan dari sejumlah pedagang kaki lima terkait kebijakan tersebut. Namun, ia berkomitmen tetap melakukan penataan Kota Perbaungan dan menargetkannya akan rampung di awal Agustus 2021.


"Kita itu jangan membenarkan yang biasa, tapi kita coba membiasakan yang benar. Wajah Kota Perbaungan harus berubah lebih rapi dan tertata dengan baik," pungkasnya sembari menambahkan, kebijakan tersebut tentunya juga mendapatkan dukungan penuh dari pimpinan. (C4/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com