Terlindung Helm Tactical, Personel Polsek Perbaungan Selamat dari Tembakan Residivis


284 view
Terlindung Helm Tactical, Personel Polsek Perbaungan Selamat dari Tembakan Residivis
Foto: Dok/Humas Polres Sergai
PAPARKAN: Kapolres Sergai, AKBP Ali Machfud, didampingi Kapolsek Perbaungan AKP M Pandiangan dan Kanit Reskrim, Ipda Zulfan Ahmadi, memaparkan penangkapan pelaku penembakan personel Polsek Perbaungan, Senin (19/9/2022). 

Sergai (harianSIB.com)

Aiptu Hairullah Damanik, personel Opsnal Polsek Perbaungan, nyaris tewas ditembak AEFL alias AF (37), residivis terduga pelaku penggelapan sepeda motor. Beruntung, peluru mengenai helm tactical dinas Polri yang dikenakan Aiptu Hairullah saat melakukan penangkapan.

Meski selamat, Aiptu Hairullah harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis, karena mata sebelah kirinya terkena serpihan proyektil.

Hal itu disampaikan Kapolres Serdangbedagai (Sergai), AKBP Ali Machfud saat merilis pengungkapan kasus penembakan personel Polsek Perbaungan oleh residivis pelaku penggelapan sepeda motor, Senin (19/9/2022), di Mapolres Sergai di Seirampah.

Ali Machfud, didampingi Kapolsek Perbaungan, AKP M Pandiangan dan Kanit Reskrim, Ipda Zulfan Ahmadi menjelaskan, peristiwa tersebut berawal dari adanya kasus tindak pidana penggelapan sepeda motor pada Jumat (22/7/2022) lalu.

Tim Opsnal Polsek Perbaungan dipimpin Kanit Reskrim, Ipda Zulfan Ahmadi kemudian melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku yang diketahui bernama AEFL alias AF, warga Gang Belimbing Kampung Manggis Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan.

Pada Jumat (15/9/2022), tim mengetahui pelaku sedang berada di rumah salah seorang kerabatnya di Desa Citaman Jernih, Kecamatan Perbaungan. Tim langsung bergerak ke lokasi dimaksud dan melakukan koordinasi dengan aparat desa setempat untuk melakukan penangkapan.

"Saat dilakukan penggeledahan di rumah tersebut, pelaku yang sedang bersembunyi di asbes rumah melepaskan tembakan ke arah petugas. Alhamdulilah, peluru mengenai helm tactical yang dikenakan petugas dan petugas kita selamat," ungkapnya.

Usai melakukan perlawanan, lanjut Ali, AF akhirnya menyerahkan diri dan berhasil diamankan petugas beserta barang bukti satu pucuk senjata rakitan bergagang kayu menyerupai pistol, satu selongsong peluru, dan satu peluru aktif.

Saat diinterogasi, pelaku mengaku jika senjata rakitan tersebut milik rekannya RJ alias B (36), warga Dusun III Desa Seirotan, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan RJ alias B saat sedang berada di pinggir jalan di Desa Seirotan.

Ali menyebut, RJ telah memiliki senjata api rakitan itu sejak tahun 2010 lalu ketika melakukan penggarapan lahan perkebunan PTPN II Bandarkhalifah.

"Senjata itu milik RJ yang dipinjamkan kepada AF sejak tiga bulan lalu. Namun untuk jenis peluru dari mana sumbernya, masih kita dalami," tutur Ali.

Selain itu, lanjut Ali, pelaku AF diketahui sejak 2003 lalu sudah menjadi pelaku pencurian dan sudah lima kali keluar masuk penjara. AF juga diketahui memiliki catatan LP di Polsek Perbaungan atas kasus pencurian dan penggelapan sepeda motor.

"Pelaku kita jerat dengan pasal penggunaan senjata api, UU nomor 12 tahun 1951 dan UU nomor 8 tahun 1948 dengan ancaman kurungan 20 tahun penjara," tegas Ali Machfud.

Atas keberhasilan pengungkapan kasus tersebut, AKBP Ali Machfud juga memberikan reward kepada Kanit Reskrim Polsek Perbaungan, Ipda Zulfan Ahmadi beserta personel bintara Unit Reskrim Polsek Perbaungan yakni, Aiptu Hairullah Damanik, Aipda Tri Heriadi, dan Briptu Ricki Susanto Ginting. (*)

Penulis
: Rimpun H Sihombing
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com