PGRI Sumut Lantik Amris Siahaan Ketua PGRI Tebingtinggi Periode 2020-2025

Umar Minta PGRI Tebingtinggi Jadi Corong Pemutusan Mata Rantai Covid-19


171 view
Umar Minta PGRI Tebingtinggi Jadi Corong Pemutusan Mata Rantai Covid-19
(Foto SIB / Japet Arki Bangun)
SERAHKAN PLAKAT:  Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan (Kiri) menyerahkan plakat kepada Ketua PGRI Sumut, Abdul Rahman Siregar usai melantik pengurus PGRI Tebingtinggi, Selasa (6/7) di aula Balai Kartini Baru, Jalan Gunung Leuser. 
Tebingtinggi (SIB)
Wali Kota Tebingtinggi, Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM minta Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tebingtinggi jadi corong pemutusan mata rantai Covid-19 di Tebingtinggi. PGRI sebagai mitra pemerintah dapat ikut menjadi penyuluh agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Demikian disampaikan Umar saat memberikan sambutan pada pelantikan Amris Siahaan menjadi Ketua PGRI Kota Tebingtinggi masa bakti 2020-2025, di Aula Balai Kartini Baru, Jalan Gunung Leuser, Selasa (6/7).

"Jajaran PGRI harus jadi corong dalam mendukung pemutusan penyebaran Covid-19 dan guru harus ikut mendukung vaksinasi," ujar Umar.

Menurut Umar, sesuai data di Tebingtinggi sudah 98 persen guru divaksin, jika vaksin mencukupi maka akan dilakukan vaksinasi bagi anak didik.

"Pemerintah masih menunda pembelajaran tatap muka hingga Agustus, tapi pembelajaran tidak boleh berhenti. Pembelajaran daring terus digiatkan, saya akan berkoordinasi dengan pihak perbankan untuk pinjaman lunak bagi orang tua yang anaknya belum memiliki Android," ungkapnya.

Terkait fasilitas seperti internet dan Android harus diupayakan bersama, jika tidak maka proses belajar tidak akan berjalan dengan baik.

"Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Diskominfo diminta melakukan percepatan penyediaan internet. Ketua Komisi III DPRD, Jonner Sitinjak diharapkan mendukung," harap Umar.

Ketua PGRI Sumut, Abdul Rahman Siregar dalam sambutannya mengatakan, PGRI merupakan mitra kerja Pemerintah, dan saat ini sedang berjuang untuk para guru honor agar dapat afirmasi yang diukur dari masa pengabdiannya.

"Kepada Ketua PGRI Tebingtinggi, Amris Siahaan kiranya dapat memperhatikan guru honor," harapnya.
Diakuinya, di Sumut ada beberapa daerah yang tenaga pengajar (guru) masih tamatan SMA, padahal, aturannya sudah jelas guru harus sarjana.

"Jika di Tebingtinggi masih ada guru tamatan SMA, PGRI dapat berkoordinasi dengan Pemko," ujarnya
Sedangkan Ketua PGRI Tebingtinggi terpilih Amris Siahaan dalam sambutannya mengatakan terimakasih atas kepercayaan yang diembankan kepada dirinya untuk memimpin PGRI di Tebingtinggi.

“Agar organisasi ini bisa berjalan dengan baik, tentu butuh dukungan semua pihak khususnya semua anggota PGRI yang ada di Tebingtinggi,” jelas Amris.

Di akhir sambutannya Amris menyampaikan uacapan terima kasih kepada Wali Kota Tebingtinggi karena telah memvaksinasi guru-guru. Diapun menyampaikan jika sudah di ijinkan belajar tatap muka, maka guru siap melaksanakan amanah tersebut, namun jika belum, maka PGRI bersama guru se Kota Tebingtinggi akan bahu membahu melakukan pembelajaran melalui daring dan luring.

Hadir pada acara itu, Wakapolres, Kompol Sarponi, Ketua Komisi III DPRD Tebingtinggi, Jonner Sitinjak, Danramil 13TT, Kapten Inf Budiono, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Idam Khalid dan perwakilan Kejari.

Adapun struktur pengurus PGRI Tebingtinggi, Amris Siahaan sebagai Ketua, Sarwono sebagai Sekretaris dan Tengku Asmaliah sebagai Bendahara. (BR3/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com