Vaksinasi dan Prokes Pilihan Tepat Menyambut Tahun Baru

Catatan Efran Simanjuntak (Wartawan SIB)

354 view
Vaksinasi dan Prokes Pilihan Tepat Menyambut Tahun Baru
Foto: AP/Mary Altaffer
Ilustrasi
Natal dan Tahun Baru 2022 sebentar lagi. Masyarakat harus mewaspadai kasus baru dan ledakan virus corona dari kegiatan-kegiatan perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Pemerintah telah meyakinkan masyarakat bahwa vaksin aman dan halal. Pemerintah juga menggalakkan vaksinasi seluruh daerah di tanah air. Tujuan utama vaksinasi adalah untuk herd imunity. Termasuk juga untuk mengantisipasi ledakan kasus Covid-19, setelah Natal dan Tahun Baru mendatang.

Masyarakat juga dihimbau agar tetap menaati protokol kesehatan (prokes) 5M (memakai masker, menyuci tangan pakai sabun pada air mengalir/hand sanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas) untuk menghindari penularan virus corona (Covid-19) dan varian-varian barunya.

Pemerintah telah menargetkan vaksinasi minimal 70% di seluruh daerah hingga akhir Desember 2021. Setiap daerah pun digenjot untuk melaksanakan vaksinasi terhadap masyarakatnya. Jangan sampai vaksin kadaluarsa. Masyarakat juga dihalo-halokan untuk segera ikut divaksin.

Pemerintah telah mewanti-wanti seluruh kepala daerah dan unsur pimpinan daerah agar mewaspadai lonjakan kasus Covid-19, pasca Natal dan Tahun Baru. Menyusul itu, daerah-daerah kemudian akan naik level dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjelang Natal dan Tahun Baru.

Pemerintah tentu bertujuan agar Prokes dan aturan-aturan dalam PPKM sesuai level kembali ditingkatkan. Bahkan diperketat, dan menggenjot vaksinasi terhadap masyarakat, dalam upaya mewaspadai ledakan Covid-19.

Vaksinasi dan Prokes akan menjadi pilihan tepat menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru 2022. Perayaan Natal sebaiknya juga masih mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19 dan mewajibkan protokol kesehatan. Merayakan Natal dan Tahun Baru di rumah saja akan lebih aman dari Covid-19.

Dalam program pemerintah ini, masyarakat juga harus mendukung. Ikuti vaksinasi dan taati Prokes, sebab masyarakat yang lebih merasakan dampak buruknya. Masyarakat harus sehat agar ekonomi kembali pulih.

Masyarakat harus sejalan dengan pemerintah dalam upaya menekan penyebaran corona. Menaati Prokes dan ikut divaksin sudah sangat membantu tugas berat pemerintah menanggulangi Covid-19 dan memulihkan ekonomi yang terpuruk akibat pandemi ini.

Masyarakat mesti selalu taat pada Prokes kapan pun dan di mana pun demi kesehatan diri sendiri, keluarga dan negeri ini. Selalu memakai masker, menyuci tangan pakai sabun pada air mengalir atau hand sanitizer, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Selalu jaga kesehatan diri dan keluarga. Jangan sampai tertular saat perayaan Natal dan Tahun Baru akibat berkumpul-kumpul tanpa prokes dan belum divaksin. Jika belum divaksin, segera ikut vaksinasi. (E5/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com