Wabup Taput Sebut Pola Pendataan By Name By Address Stunting Lebih Akurat


257 view
Wabup Taput Sebut Pola Pendataan By Name By Address Stunting Lebih Akurat
(Foto Dok/Kominfo)
REMBUK STUNTING : Wabup Taput, Sarlandy Hutabarat (tengah) memberi pemaparan dalam rembuk stunting aksi ketiga di Gedung Partungkoan, Tarutung, Kamis (4/8). 

Tapanuli Utara (SIB)

Wakil Bupati (Wabup) Tapanuli Utara (Taput) Sarlandy Hutabarat menilai, pola pendataan by name by address yang diberlakukan dalam percepatan penurunan stunting lebih akurat.

"Dengan cara by name by address, pendataan stunting di Taput menjadi lebih akurat, sebab sudah menggunakan lokus yang jelas melalui data personal," kata Wabup Sarlandy saat acara rembuk stunting aksi ketiga di Gedung Partungkoan, Tarutung, Kamis (4/8).

Menurutnya, seluruh tim perlu melakukan rembuk menentukan aksi, termasuk 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dihunjuk sebagai pengampu dengan komitmen, dinas terkait harus melakukan pendataan yang akurat, jangan ada pembohongan data demi masa depan generasi muda.

Ia mengimbau, agar rembuk stunting diikuti dengan serius sebagai jawaban atas tantangan yang sedang dihadapi, sebab penanganan penurunan stunting sudah super prioritas pembangunan nasional karena dinilai menjadi langkah awal bagi masa depan dan negara yang menjadikan generasi emas.

Bahkan dia menegaskan, Taput harus bisa dibawah angka stunting nasional sebesar 24 persen.

"Pokoknya, semua harus sepemahaman apa itu stunting dan apa yang harus dilakukan untuk pencegahan serta penanganan stunting," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Sudirman Manurung dalam laporannya menyampaikan, bahwa berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) prevelensi stunting tahun 2021 sebesar 26,7 persen turun dari SSGI tahun 2019 sebesar 42,19 persen.

Kemudian target penurunan stunting tahun 2022 sebesar 23,46 persen menyusul target tahun 2023 akan ada sebanyak 36 desa yang menjadi lokasi fokus atau lokus stunting.

Di akhir acara dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama aksi korvergensi percepatan penurunan stunting yang dirangkai dengan diskusi bersama yang dipandu oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Parsaoran Hutagalung, dengan menghadirkan dua narasumber yakni, mewakili Bappeda Provsu Abdul Harahap dan Kepala Dinas PPKBP3A Taput Donna Situmeang. (BR6/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com