Wali Kota Medan Tinjau Vaksinasi Sopir Angkutan Umum


338 view
Wali Kota Medan Tinjau Vaksinasi  Sopir Angkutan Umum
Foto: Dok/Diskominfo Medan
VAKSINASI SOPIR:  Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau vaksinasi sopir angkutan umum, di eks Taman Ria Jalan Gatot Subroto Medan, Kamis (7/10/2021).
Medan (harianSIB.com)

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengakui, sejumlah aktivitas masyarakat akan dilonggarkan seiring dengan turunnya status PPKM Kota Medan yang saat ini berada di level 2, salah satunya diberlakukannya pembelajaran tatap muka (PTM).

Guna persiapan PTM tersebut, Pemko Medan terus menggenjot vaksinasi khususnya untuk sopir angkutan umum, agar masyarakat dan pelajar yang menggunakan angkutan umum merasa aman dan terlindungi serta terhindar dari penyebaran Covid-19.

"Level PPKM Kota Medan semakin turun, tentunya aktivitas juga akan dilonggarkan termasuk PTM. Hal yang dikhwatirkan untuk dimulainya PTM adalah di luar gerbang sekolah salah satunya angkutan umum. Karena itu, kita lakukan vaksinasi untuk sopir angkutan umum," kata Bobby ketika meninjau vaksinasi sopir angkutan umum, di Sentra Vaksinasi Rumah Sehat Eks Taman Ria, Jalan Gatot Subroto Medan, Kamis (7/10/2021).

Menurutnya, sopir banyak berinteraksi dengan masyarakat termasuk pelajar yang menggunakan angkutan umum sebagai alat transportasi. Dalam sehari, para sopir angkutan umum dapat bertemu lebih dari 20 orang, sehingga dikhawatirkan dapat menjadi tempat penyebaran Covid-19.

"Sudah 30 persen dari 10 ribuan lebih sopir angkutan umum yang sudah divaksin. Ditargetkan, seluruh sopir angkutan umum akan mendapatkan suntikan vaksin guna menekan dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19," jelasnya.

Mengingat tidak semua sopir angkutan umum tinggal dan memiliki KTP Medan, tambahnya, Pemko Medan akan berkoordinasi serta berkolaborasi dengan Pemprov Sumut dan TNI-Polri untuk mendapatkan dosis vaksin bagi sopir yang bukan warga Medan.

"Sopir angkutan umum kita bukan hanya dari Medan, ada dari Deliserdang dan Binjai. Kita akan koordinasikan dengan Pemprov agar sopir yang tidak memiliki KTP Medan dapat divaksin. Karena vaksin Medan hanya untuk warga Medan," terangnya.

Sementara itu, Kadis Perhubungan Medan, Iswar Lubis mengatakan, vaksinasi dibuka seluas-luasnya bagi seluruh pekerja di bidang transportasi, baik pengemudi maupun juru parkir dan keluarganya. Diakui, pihaknya belum mewajibkan sopir dan pekerja angkutan umum divaksinasi sebagai syarat untuk bekerja. Namun, untuk menekan angka penyebaran Covid-19, pihaknya akan mendorong seluruh pekerja transportasi untuk divaksin.

"Kita akan koordinasi dengan Organda untuk mengimbau para sopir angkutan umum agar bersedia divaksin. Jika tidak, nanti kita minta Organda ikut merazia sopir angkutan umum tersebut," tegasnya. (*)

Editor
: Robert/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com