BNNK Tebingtinggi Gelar Workshop Tematik P4GN Tahun 2023


202 view
BNNK Tebingtinggi Gelar Workshop Tematik P4GN Tahun 2023
Foto harianSIB.com / Japet Arki Bangun
FOTO BERSAMA : Pj Wali Kota Syarmadani dan Kepala BNNK Tebingtinggi AKBP Alexander Samuel Soeki foto bersama dengan perwakilan peserta Workshop Tematik P4GN, Selasa (26/9) di Multiroom Hotel Amanda, Jalan Sutomo. 

Tebingtinggi (SIB)

Pj Wali Kota Tebingtinggi Drs Syarmadani MSi mengatakan narkotika telah merusak tatanan kehidupan masyarakat, sehingga tugas bersama untuk memberantas peredarannya.

"Ruang lingkup peredaran narkotika sangat meresahkan masyarakat. Sudah seharusnya lintas sektoral ikut turun dalam memutus mata rantai peredaran hingga lapisan terkecil," kata Pj Wali Kota Syarmadani saat membuka Workshop Tematik Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar BNNK Tebingtinggi, Selasa (26/9) di Multiroom Hotel Amanda, Jalan Sutomo.

Workshop tersebut dihadiri Kepala BNNK Tebingtinggi AKBP Alexander Samuel Soeki S Sos., M.H, Kadis PPKB Hj Nina Zahara, MZ SH MAP, perwakilan Polres, Kejari Tebingtinggi, Dinas Kominfo serta peserta dari perwakilan Kelurahan.

Lanjut Pj Wali Kota, ancaman luar baisa narkotika tidak saja mengarah ke orang tua tetapi sudah merambat ke tingkat pelajar. Pemerintah telah melakukan kebijakan strategis seperti Tebingtinggi ikut mensosialisasikan bahaya narkotika ke dunia pendidikan.

"Sesuai Permendagri 12 Tahun 2019, kita dorong perbanyak komitmen / kerjasama dengan seluruh elemen," katanya.

Dalam hal kebijakan strategis Pj Wali Kota akan mendukung upaya yang akan dilakukan BNNK Tebingtinggi baik itu dalam memberikan pelatihan bagi pecandu narkotika.

Sementara itu, Kepala BNNK Tebingtinggi AKBP Alexander Samuel Soeki mengatakan peredaran narkoba di Provinsi Sumatera Utara berada pada ranking 1 se-Indonesia. Sebagaimana perintah langsung Presiden RI saat melakukan kunjungan ke Medan untuk segera mengambil langkah-langkah melaksanakan rehabilitasi dengan kuota 100 orang per bulan, rehabilitasi paling lama 12 hari dilakukan kepada pengguna.

"Kami diperintahkan 1 bulan merehabilitasi 100 orang. Jika BNNK Tebingtinggi sendiri bergerak pasti tidak maksimal, sehingga peran Pemko maupun unsur tokoh masyarakat sangat diperlukan dalam meyakinkan generasi muda tentang bahaya narkotika dan pentingnya rehabilitasi," ungkapnya.

Alex berharap, Workshop Tematik P4GN dapat dilanjutkan dalam keluarga hingga lingkungan sekitar. (BR3/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com