Belasan Warga Desa Securai Utara Langkat Datangi Kantor Cabjari Pangkalan Brandan


188 view
Foto: SIB/Lesman Simamora
Beberapa perwakilan warga, saat menyampaikan aspirasinya kepada Kacabjari Pangkalan Brandan, terkait kasus dugaan korupsi oknum Kades Securai Utara Langkat, Jumat (26/2).
Pangkalan Brandan (SIB)
Belasan warga Desa Securai Utara Kecamatan Babalan Langkat, mendatangi Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Langkat di Pangkalan Brandan, Jumat (26/2).

Kehadiran masyarakat yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Bersatu (AMB) Desa Securai Utara itu untuk mempertanyakan tindaklanjut pengaduan mereka, terkait kasus dugaan korupsi oknum Kepala Desa Securai Utara.

"Berkas pengaduan berikut bukti- bukti pendukung berupa fotocopy Rencana Anggaran Biaya (RAB), berbagai kegiatan yang bersumber dari Dana Desa (DD) sebanyak 5 lembar, itu telah kami serahkan ke Cabjari Pangkalan Brandan, dua pekan lalu," ujar Yanto selaku Kordinator aksi kepada awak media.

Selain itu, kata dia, mereka juga telah melengkapi foto kegiatan di 5 titik kegiatan, diantaranya kegiatan pengerjaan perkerasan di Dusun Bukit Gajah, di Jalan Swadaya, pembuatan sumur bor, pemasangan paving blok, pembuatan Plat Deuker dan Tembok Penahan Tanah (TPT).

Dalam RAB kegiatan perkerasan kata Yanto, disebut biaya sewa alat pemadat berikut upah operator, serta pembelian air, namun itu dicurigai fiktip.

Pada kesempatan itu, Kacabjari Pangkalan Brandan, Ibrahim Ali SH MH meminta 5 utusan masyarakat masuk ke ruangan aula Cabjari untuk ditampung aspirasinya.

Di hadapan Kacabjari, Yanto minta agar kejaksaan serius menangani kasus dugaan korupsi oknum Kades Securai Utara. "Jangan ada dusta di antara kita pak," ucapnya, diamini temannya Parsaoran Sihombing dan Mikhael Sijabat.

Selain itu, perwakikan warga juga menyoroti penggunaan dana Bundes (Badan Usaha Milik Desa), yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah, ditengarai tidak tepat sasaran. “Itu juga harus diusut”, ucap Sijabat.

Menjawab pertanyaan warga, Kepala Cabang Negeri (Cabjari) Pangkalan Brandan, Ibrahim Ali MH mengatakan pihaknya sudah menindaklanjuti laporan kasus dugaan korupsi tersebut.

"Kami sudah menyampaikan permohonan audit ke Inspektorat Kabupaten Langkat, terkait kasus dugaan korupsi sesuai laporan bapak dan ibu, itu salah satu bukti keseriusan kami," ujarnya.

Jika hasil audit Inspekrorat sudah turun, lanjutnya, dan berpotensi merugikan keuangan negara, pihaknya akan segera melakukan penyelidikan lanjutan, terkait kasus dugaan korupsi itu.

Masyarakat juga, kata dia, boleh menanyakan langsung ke Inspektorat Langkat, sudah sejauh mana tindak-lanjut penanganan audit yang mereka lakukan.

Sementara itu, Wakapolsek Pangkalan Brandan, Iptu Sugiharso didampingi Kanit Binmas, Iptu TLP Marbun meminta masyarakat tetap menjaga keamanan di desa.

“Jika ada aspirasi masyarakat yang mau disampaikan, ya silahkan datang, temui pak Kacabjari, tapi ngga usah ramai-ramai, cukup beberapa orang saja yang mewakili,” imbaunya.

Terkait kasus dugaan korupsi, Kades Securai Utara, Nurinsan Nasution, SPd, yang coba dihubungi SIB melalui selularnya untuk informasi HP-nya tidak aktif. (M25/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com