Komisi V DPR akan Gelar Rapat Bahas Keluhan Masyarakat Tak Diterima Kerja di Pelabuhan Kuala Tanjung


387 view
Kualanamu (SIB)- Anggota Komisi V DPR DR Capt Anthon Sihombing menyatakan, masyarakat di sekitar Pelabuhan Kuala Tanjung Batubara mengeluh karena mereka satupun tak diterima menjadi karyawan di pelabuhan yang diproyeksikan menjadi pelabuhan terbesar di wilayah Barat Indonesia itu.    Padahal, kehadiran Pelabuhan Kuala Tanjung itu di sana harus bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

Hal itu dikatakannya kepada wartawan di KNIA Deliserdang, Minggu (28/10) malam menjelang bertolak ke Jakarta.

Komisi V DPR di Jakarta menurut Sihombing dalam waktu dekat ini akan menggelar rapat khusus membahas permasalahan yang merebak di sekitar pelabuhan laut Kuala Tanjung itu.

Khusus menyangkut tingginya harga sewa lapak untuk buka usaha di Bandara KNIA, Sihombing menilai pihak PT Angkasa Pura II hampir sama dengan "tengkulak".

"Saya heran harga sewa untuk buka usaha di KNIA yang ditentukan PT Angkasa Pura II, kok tinggi sekali ya," papar Anthon Sihombing.

Khusus menyangkut Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II KNIA yang baru Bayuh Iwantoro, Sihombing meminta EGM yang baru itu agar bisa melatih para petugas Avitation Security (Avsec) agar bisa senyum dan ramah dalam melayani penumpang.

Dia juga membenarkan rombongan anggota Komisi V DPR berjumlah 16 orang Kamis 1 November ini akan bertemu Gubernur Sumut Edi Rahmayadi membicarakan berbagai pembangunan di daerah ini. (A23/q)
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com