Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 05 Juni 2026

Mariamman Kuil Kampung Durian Medan Rayakan Navarathri

- Senin, 02 Oktober 2017 20:53 WIB
964 view
Mariamman Kuil Kampung Durian Medan Rayakan Navarathri
SIB/Dok
MELEPAS: Camat Medan Perjuangan Fahri Matondang dan Camat Medan Timur Parulian Pasaribu, mewakili Kapolsek Medan Timur, Iptu R.Samosir, Ketua PHDI Medan Kalidasen, Ketua Mariamman Kuil Siwa Kumar dan panitia lainnya, sesaat akan melepas pengusungan Dewi D
Medan (SIB) -Mariamman Kuil  di Jalan HM Said   Gang  India Kampung Durian Medan  menyelenggarakan  perayaan Navarathri, dengan menggelar berbagai kegiatan ritual dan berbagai acara persembahan nyanyian rohani,  tarian, atraksi Barongsai, Tulasi dan Reog. Ponorogo, Sabtu malam (30/9).

Acara ini berlangsung  berkat kerjasama pengurus kuil Mariamman yang diketuai Siwa Kumar dengan Pengurus  Parisada Hindu  Dharma Indonesia  ( PHDI) kota Medan  diketuai Kalidasen.

Puncak acara kegiatan ini bukan saja dihadiri umat Hindu, tetapi juga mendapat sambutan dari masyarakat lainnya, terutama saat pengusungan  Mahisasura  Mardini yang dijuluki Dewi Sakti ( Dewi Durga) dan pembakaran  Raja Iblis  Asyura yang berkepala kerbau  yang dijuluki sebaga lambang kejahatan, dimana Dewi Durga meraih kemenangan, setelah   selama 9 hari bertempur  melawan Asyura.

Pengusungan  Dewi Durga di atas kereta kencana, dilepas  Camat Medan Perjuangan  Fahri Matondang  dan Camat Medan Timur Parulian Pasaribu, bersama  Ketua PHDI, Kalidasen, mewakili Kapolsek  Medan Timur Iptu  R.Samosir, Ketua Mariamman Kuil, Siwa Kumar, Pdt Minder, sejumlah tokoh dan para muda mudi  di antaranya Bobby, Jendren,  Surya  Dr Rawi, mewakili aparat kelurahan  Sidorame Barat I Medan, Lukmanul Hakim,  Sri Wahyuni dan undangan   lainnya..

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia  (PHDI) kota Medan Kalidasen pada kesempatan itu mengatakan, perayaan  Navarathri  itu  diselenggarakan setiap setahun sekali  menjelang  pelaksanaan Devawali yang akan berlangsung pada  18 Oktober mendatang.

 Menurut Kalidasen, perayaan  ini perlu dilestarikan, supaya para generasi muda dapat memahaminya, betapa perjuangan dari Dewi Durga  yang juga dijuluki  Dewi Keberanian, Kedamaian dan Pendidikan ini mampu mengalahkan  si Raja Iblis Asyura, demi menegakkan kebenaran.

"Pertunjukan atraksi yang ditampilkan juga beragam, ini mewujudkan rasa kedamaian  dan kebersamaan, dalam menjaga toleransi umat beragama, untuk tetap rukun dan damai," tegas Kalidasen.

Arakan pengusungan Dewi Durga disepanjang  Jalan HM. Said, jalan Cahaya, Jalan Bambu 2, Jalan Gaharu,  Perintis Kemerdekaan  dan  kembali  ke titik start di Jalan HM Said, Gang India, mendapat sambutan  warga masyarakat untuk menyaksikannya, terutama ritual pembakaran Asyura yang  berakhir lewat tengah malam, ditutup dengan pelepasan kembang api. (R6/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru