Pantai Timur Hadapi Musim Kemarau, Pantai Barat Musim Hujan


252 view
Pantai Timur Hadapi Musim Kemarau, Pantai Barat Musim Hujan
Foto: Net
Ilustrasi

Medan (harianSIB.com)

BBMKG Wilayah I di Medan mencatat musim kemarau saat ini terjadi di daerah Pantai Timur dan musim penghujan diperkirakan terjadi di bulan Mei. "Namun itupun musim penghujannya berlangsung singkat di daerah Pantai Timur," kata Petugas Forcaster BBKMG Wilayah I di Medan Lestari Irene Purba kepada harianSIB.com, Selasa (2/4/2024).

Sedangkan daerah Pantai Barat saat ini menghadapi musim penghujan yang diperkirakan akan berlangsung sepanjang tahun ini. Makanya daerah Nias, Tapanuli Tengah, Humbahas, Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal ini masih terus hujan.

"Kemudian, daerah Langkat yang ke arah Bahorok mendekati Kabupaten Karo terjadi hujan sepanjang tahun, daerah Labuhanbatu Utara di bawah Toba sedikit itu ada daerah Labuanbatu itu satu musim penghujan sesuai dengan kita kasih peringatan dini ini," ujarnya.

Oleh karena itu, ia menyampaikan secara umum, Provinsi Sumut ini musimnya bisa dibilang bervariasi, karenakan beda tipe hujannya. "Di Sumut ada 3 ekuatoral 1, ekuatoral 2 dan ekuatoral 4. Jadi, yang ekuatoral 4 itu Kepulauan Nias sampai saat ini memang cuma mengalami satu kali musim. Musim hujannya sepanjang tahun istilahnya gitu di 2024. Jadi kita secara umum di Pantai Timur itu masih musim kemarau," ungkapnya.

Sedangkan Kota Medan diguyur hujan belakangan hari ini, ia mengatakan dikarenakan adanya gangguan cuaca, bukan musimnya. "Hanya konvergensi angin aja, cuma masa udara angin aja. Itu aja pengaruhnya sudah besar, karena bersifat lokal. Jadi, lokal itu hanya dari pola angin saja, kalau anginnya tidak menyebar bakal terjadi hujan," ungkapnya.

Ia mengatakan suhu udara secara umum 16-34.0 °C. Kelembapan udara 60-95%. Arah angin dari Timur Laut-Timur, 10-30 km/jam. Titik Panas (Hotspot) di wilayah Sumut pada pantauan tanggal 31 Maret 2024 nihil.

Imbauan kepada masyarakat agar waspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah lereng timur, pegunungan, pantai barat dan lereng barat Sumut yang dapat menyebabkan banjir, longsor serta bencana hidrometeorologis lainnya. (*)

Penulis
: Leo Bukit
Editor
: Wilfred/Eva
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com