Sempat Terhenti Karena Covid 19, Baznas dan Pelindo Revitalisasi KWRA di Belawan


121 view
Sempat Terhenti Karena Covid 19, Baznas dan Pelindo Revitalisasi KWRA di Belawan
Foto: Net

Belawan (SIB)

Sempat terhenti karena Covid 19, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bekerjasama dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 1 Belawan merevitalisasi/menggiatkan kembali Kampung Wisata Ramah Anak (KWRA) di Lingkungan 12, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Rabu (24/1).

Pimpinan Baznas RI Bidang SDM, Keuangan dan Hukum, Kolonel CAJ (Purn) Drs Nur Hamdani mengatakan, revitalisasi Kampung Wisata Ramah Anak merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berfokus pada kesehatan, keterampilan, dan pemberdayaan ekonomi.

Menurutnya, keberadaan Kampung Wisata Ramah Anak tersebut merupakan langkah positif untuk menciptakan lingkungan holistik bagi anak-anak, serta mendorong pertumbuhan mereka dalam suasana yang baik, dan nyaman.

Sedangkan revitalisasi yang dilakukan di antaranya perbaikan kolam ikan kawasan wisata, posyandu anak dan lansia, taman baca, pelatihan serta bantuan modal UMKM, juga pemberian makanan seperti telur ayam, biskuit, susu, kepada anak-anak, sedangkan untuk lansia berupa tensi darah, cek gula, dan pemberian susu.

Diharapkan, Kampung Wisata Ramah Anak di Kelurahan Belawan Bahari dapat meningkatkan kesejahteraan anak-anak, juga meningkatkan ketahanan ekonomi komunitas setempat.

Sebelumnya, Manajer SDM dan Umum PT Pelindo Regional 1 Belawan, Khairul Ulya mengatakan, Kampung Ramah Anak di Belawan Bahari memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata di kota Medan.

Disebutkan, beberapa tahun lalu PT Pelindo menginisiasi Kampung Ramah Anak di Lingkungan 12 Kelurahan Belawan Bahari dan sempat terhenti karena Covid 19, kemudian pihaknya menggandeng BAZNAS untuk membangun kembali Wisata Kampung Wisata Ramah Anak tersebut.

Kampung Wisata Kampung Ramah Anak yang kembali digiatkan tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan, dan memberikan banyak manfaat bagi anak-anak, masyarakat sekitar dan juga dapat menjadi contoh bagi warga untuk terampil dalam mengelola kampungnya sebagai tempat wisata, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyebaran bibit ikan pada salah satu tambak ikan, peresmian taman bacaan, dan posyandu.(**)

.

.

Penulis
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com