Gashuku Karate Tako Sabuk Hitam Lintas Generasi

Dr Hinca Panjaitan Dianugerahi DAN IV Kehormatan


167 view
Foto: SIB/Dok Ikatan Sabuk Hitam Tako Indonesia
DAN KEHORMATAN : Dewan Guru Karate Tako Indonesia Su Paulus (Atak), didampingi Guru Rupina Aruan, Guru Ahok Belawan, Guru Sabarman, ketua panitia Baringin Siahaan dan disaksikan seluruh anggota Ikatan Sabuk Hitam, menyematkan sabuk hitam DAN IV kepada anggota DPR RI Dr Hinca Panjaitan, Kamis (8/4) di padepokan karate Tako Jamin Purba, Jalan Simbolon, P Siantar.
Pematangsiantar (SIB)
Ikatan Sabuk Hitam Karatedo Tako Indonesia mengadakan latihan bersama (Gashuku) di padepokan Jamin Purba Jalan Simbolon, Pematangsiantar. Gashuku dipimpin Dewan Guru Su Paulus (Guru Atak), didampingu Guru Rupina Auran, Guru Sabarman. Hadir juga senioren Rajamin Sirait, Dr Timbang Pangaribuan, Effendi Manullang, Juang Sinaga, Palti Hutapea dari Jakarta, Lando Rajagukguk, Supardi, Hardaya, Bilur Syah Sinaga, Ahok Belawan, Syofian, Saudur Tampubolon, dr Karen, Robinson Situmorang, Boyke Silalahi dan lainnya.

Perhelatan ini dikemas dengan baik oleh ketuaa panitia Baringin Siahaan, Seketaris Godang Hutasoit dan Wakil Ketua Mardi Chan. Latihan bersama yang diikuti para sabuk hitam lintas angkatan ini berlangsung meriah dan penuh keakraban. Sudah puluhan tahun tidak bertemu, sehingga Gashuku ini sekaligus menjadi momen reuni para takowan/takowati dari angkatan tahun 60an sampai 2000an.

Dipimpin Guru Su Hantak Paulus, para sabuk hitam ini disuguhkan latihan-latihan dasar. Meski sudah banyak berumur 60an, tapi gerak, langkah, pukulan, tendangan dan tangkisan masih bisa diperagakan dengan sempurna. Kemudian latihan bersama dilanjutkan oleh Palti Hutapea untuk para sabuk hitam yang masih muda. Pada kesempatan itu, Dewan Guru menyematkan sabuk hitam kehormatan DAN IV kepada Dr Hinca Panjaitan, sehingga anggota DPR RI resmi menjadi keluarga besar Tako Indonesia.

Hinca Panjaitan pernah mengeyam latihan karate Tako di Kelurahan Mutiara, Kisaran namun hanya sebentar. Ketika kuliah di UHN tahun 1983, dia sempat berlatih di dojo Tako Jalan IAIN dilatih oleh Juang Sinaga (mantan Wakil Bupati Samosir). Juang Sinaga mengatakan, Tako kaya dalam prinsif tapi perlu mandiri dalam kebutuhan. Gashuku yang digagas Baringin Siahaan adalah untuk mencoba start dari awal agar tako kuat dalam fisik dan pondasi. Karena Tako ini harus hidup sepanjang zaman, tapi dalam mengembangkan Tako ini harus kaya dalam prinsif dan perbuatan.

Hinca Panjaitan mengatakan, bercita-cita jadi pemain karate telebih jika melihat orang latihan karate dan memakai sabuk hitam. “Kapan saya mendapatkan sabuk itu, tapi hari ini di Gashuku Ikatan Sabuk Hitam Karate Tako, saya mendapatkan sabuk itu, tidak tanggung-tanggung diberi Dewan Guru DAN IV,” ucap Hinca bangga.

Dikatakannya, olahraga adalah budaya sama seperti Tako memiliki budaya perkasa, rendah hati, luhur budi yang diwariskan leluhur Tako alm Suhu Sahrun Isa. Menjadi keluarga besar Tako, Hinca merasa berada di tempat yang benar, terhormat dan mulia. Anggota Komisi III DPR RI ini mengatakan tidak menjanjikan apa-apa untuk Tako, tapi ikut bersama membesarkan Tako.

“Film yang saya sukai adalah tentang kungfu, yang banyak menceritakan tentang perguruan dan guru. Untuk itu, izinkalah saya menjadi bagian dari Tako. Jika ada pertandingan, izinkan saya mengundang para sabuk hitam main kuda kepang, monsak Batak, karena semua itu warisan para leluhurnya. Bagi siapa yang menghormati dewan gurunya, akan mempersiapkan dirinya menjadi dewan guru pada generasi akan datang,” tuturnya.

Dikatakannya, karate Tako adalah budaya, budaya perkasa, rendah hati dan luhur budi. Budaya harus terus menerus menerus diperjuangkan, politik adalah cara memperjuangkannya. Kalau tidak, Tako akan terpojok di sudut-sudut sebuah tempat. Untuk itu, Tako harus keluar dan bertemu dengan seluruh saluran-saluran.

“Ibarat sebuah ponsel, bagaimanapun canggihnya tidak punya arti apa-apa kalau baterainya habis. Untuk mengisi baterai, ponsel pasti memerlukan energi listrik. Biarkanlah saya menjadi “colokan”, agar energi kita bersama memajukan Tako yang kita cintai ini,” tegasnya. (A8/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com