Chrome Bisa Peringatkan Pengguna Kalau Password Dicuri


182 view
Shutterstock
Ilustrasi kejahatan digital, data pribadi, peretasan, peretasan digital, hacker
KATA sandi alias password menjadi garis pertahanan keamanan pertama untuk mengamankan akun di dunia maya. Apabila kata sandi berhasil dibobol, maka data pengguna bisa dicuri dan dimanfaatkan untuk kejahatan digital.

Untuk meminimalisasi kemungkinan tersebut, peramban Google Chrome untuk iOS dan Android kini akan memberitahukan pengguna apabila password yang disimpannya ada yang dicuri lewat kejadian kebocoran data.

Chrome juga bakal langsung memberikan solusinya dengan mengalihkan pengguna ke laman layanan terkait untuk mengubah password. Bagaimana Chrome bisa tahu kalau ada kata kunci pengguna yang bocor?

Peramban ini mengirim data username dan password pengguna ke Google, untuk dicek apakah ada di daftar informasi yang diketahui telah bocor di internet. "Namun Google tidak bisa melihat nama pengguna dan kata kunci Anda dari data yang terenkripsi ini," tulis Google dalam sebuah posting di blog soal sekuriti miliknya.

Selain itu, Google juga akan memboyong fitur keamanan Safety Check untuk peramban Chrome versi mobile. Dengan tool tersebut, pengguna nantinya bisa mengecek secara manual apabila ada password yang bocor.

Layanan Google Chrome juga akan mengingatkan pengguna apakah Safe Browsing sudah diaktifkan dan apakah pembaruan sekuriti termutakhir sudah terpasang di peramban atau belum, sebagaimana dihimpun dari GSM Arena, Minggu (11/10).

Khusus untuk Android, Google juga akan memboyong Enhanced Safe Browsing untuk menambah perlindungan terhadap phising, malware, dan situs berbahaya melalui sharing data secara real-time dengan layanan Safe Browsing. (Kps/a)