Pemprov Sumut Sediakan 5.500 Kursi Mudik Gratis Idulfitri 2026
Medan(harianSIB.com)Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) kembali menggelar program Mudik Gratis untuk menyambut Idulfitri 1447
Namun, beberapa perilaku tertentu, meskipun sering kali tidak disengaja dapat melemahkan aspek penting ini.
Berikut adalah lima faktor yang tanpa disadari dapat merusak kepercayaan diri anak, serta cara untuk menghindarinya, sebagaimana dilansir oleh Times of India, dikutip dari Antara, Senin (13/1).
1. Luka tak terlihat dari kritik yang terus-menerus
Anak-anak tumbuh dengan dorongan, tetapi kritik yang terus menerus dapat meninggalkan bekas luka emosional yang tak terlihat. Mengoreksi kesalahan memang penting, tapi jika nadanya kasar atau terlalu sering, hal itu bisa membuat anak mempertanyakan kemampuannya.
Fokuslah pada umpan balik yang membangun. Alih-alih mengatakan, "Kamu selalu membuat berantakan," cobalah, "Ayo kita cari cara untuk merapikannya lain kali."
2. Membandingkan mereka dengan orang lain
Pernyataan seperti, "Mengapa kamu tidak bisa seperti saudaramu?" dapat sangat menyakiti hati anak. Perbandingan membuat anak merasa tidak mampu dan dapat menimbulkan kebencian terhadap orang yang dibandingkan.
Kiat rayakan lah kekuatan dan kelebihan unik anak Anda. Ganti perbandingan dengan pujian yang bersifat personal, seperti, "Saya suka betapa kreatifnya idemu!
3. Perlindungan yang berlebihan
Meskipun wajar jika Anda ingin melindungi anak dari kegagalan atau kekecewaan, perlindungan yang berlebihan dapat menghalangi kemampuan mereka untuk mengatasi tantangan.
Anak-anak yang tidak diizinkan melakukan kesalahan dapat tumbuh dengan meragukan kemampuan mereka. Biarkan mereka menyelesaikan masalah kecil secara mandiri.
Mulai lah dengan tugas-tugas yang mudah dilakukan seperti mengemas tas sekolah atau menyelesaikan konflik kecil dengan teman.
Tidak mengakui usaha atau keberhasilan anak, baik besar maupun kecil, dapat membuat mereka merasa kurang dihargai.
Lama kelamaan, mereka mungkin akan berhenti mencoba karena mereka merasa usaha mereka tidak penting. Rayakan pencapaian, bahkan yang kecil sekalipun.
Ucapan sederhana, "Aku bangga padamu karena sudah mencoba!" akan sangat membantu dalam membangun kepercayaan diri mereka.
Menyebut anak "malas", "pemalu", atau "canggung" mungkin terlihat tidak berbahaya pada saat itu, tetapi label seperti itu dapat melekat dan membentuk persepsi diri mereka.
Seiring waktu, mereka mungkin akan menginternalisasi kata-kata tersebut dan mulai percaya bahwa kata-kata itu mendefinisikan siapa mereka.
Fokus lah pada perilaku, bukan sifat. Daripada mengatakan, "Kamu malas sekali," cobalah, "Ayo kita berusaha untuk lebih proaktif dalam mengerjakan tugas-tugasmu.". (*)
Medan(harianSIB.com)Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) kembali menggelar program Mudik Gratis untuk menyambut Idulfitri 1447
Pematangsiantar(harianSIB.com)Terlibat peredaran sabu, dua pria inisial NS (44) dan RPP (39) ditangkap polisi saat berada di pinggir Jalan W
Medan(harianSIB.com)Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Medan, St Titin Debora Panggabean br Sibaran
Belawan(harianSIB.com)Antrean panjang berbagai jenis kendaraan bermotor untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) dari sejumlah SPBU yang b
Simalungun(harianSIB.com)Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun mengungkap peredaran narkoba. Sebanyak lima tersangka ditangkap di kawasan
Medan(harianSIB.com)Antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di wilayah hukum Pols
Tebingtinggi(harianSIB.com)Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Tebingtinggi, dipadati antrean dari berbagai jenis ken
Deliserdang(harianSIB.com)PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 1 menggelar kegiatan pasar murah sembako dan Safari Ramadan 1447 Hijriah
Medan(harianSIB.com)Kejati Sumut bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) wilayah Sumut menggelar pasar murah berupa bahan pangan pokok, d
Jakarta(harianSIB.com)Pemerintah resmi mengambil langkah tegas di ruang digital. Mulai 28 Maret 2026, anakanak di bawah usia 16 tahun tidak
Simalungun(harianSIB.com)Masyarakat Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun gotongroyong membersihkan drainase Jalan Sipiso
Aekkanopan(harianSIB.com)Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) bersinergi dengan SMA Swasta Kesuma Bangsa