Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

LaNyalla Mattalitti Sebut Tiga Kunci Sukses sebagai Pengusaha

Redaksi - Rabu, 20 April 2022 12:23 WIB
297 view
LaNyalla Mattalitti Sebut Tiga Kunci Sukses sebagai Pengusaha
Foto: Ist/harianSIB.com
Foto : LaNyalla Mattalitti.
Surabaya (harianSIB.com)
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, berpendapat setidaknya ada tiga kunci sukses sebagai seorang pengusaha.

Pertama, terus belajar tentang dunia usaha. Sebab, hal ini merupakan proses yang tiada henti, seiring dengan dunia bisnis yang terus berkembang, terutama di era disrupsi teknologi.

Kedua, memperkuat ketakwaan dan jangan meninggalkan sholat wajib, tahajud dan Dhuha serta berdzikir, karena hal itu yang akan menyelamatkan dan menentukan apakah menjadi pengusaha untuk jalan kebaikan atau jalan keburukan.

Ketiga, memperkuat solidaritas sosial, yang tidak hanya memikirkan diri sendiri. Tetapi ringan tangan untuk membantu sesama yang membutuhkan.

LaNyalla Mattalitti mengemukakan hal itu sebagai keynote speech secara virtual pada buka puasa bersama Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur, Selasa (19/4/2022), seperti dilaporkan jurnalis Koran SIB Jamida Habehan.

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua BPD HIPMI Jawa Timur, Rois S Maming, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, Ustadz Das’ad Latif, para senior HIPMI Jawa Timur dan pengurus serta anggota BPD HIPMI se-Jawa Timur.

LaNyalla tidak menampik dirinya merasa begitu senang bisa kembali menyapa kader-kader HIPMI Jatim.

"Ini seperti nostalgia, karena HIPMI Jatim adalah salah satu rumah tempat saya dididik, dibina, didisiplinkan dan dibukakan jalan untuk meraih mimpi-mimpi besar sebagai seorang pengusaha," ujar LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu masih ingat ketika dahulu diberi amanah sebagai Ketua HIPMI Jawa Timur, yang suasananya belum senyaman sekarang.

LaNyalla mengenang, saat itu bisa dikatakan HIPMI belum sementereng sekarang, sehingga harus babat alas mengenalkannya.

Dikatakannya, tidak ada yang instan dalam meraih cita-cita.

"Jangan melihat kondisi saat ini, tetapi cermatilah prosesnya, terutama bagaimana membangun kepercayaan dan usaha tanpa lelah,“ kata LaNyalla sambil menambahkan kegagalan adalah bagian dari proses.

Sedangkan tekad yang kuat adalah bahan bakarnya, tidak mudah putus asa adalah prinsipnya dan memberi manfaat bagi banyak orang adalah tujuan utamanya. Artinya, sebagai pengusaha haruslah memberi manfaat, paling minimal membuka lapangan kerja dan maksimal berbagi untuk sesama. Sebab, sebaik-baik manusia, adalah yang bermanfaat bagi sesama.

LaNyalla sangat percaya kepada kekuatan dan semangat kaum muda, terutama dalam menggerakkan perekonomian, baik di tingkat regional maupun nasional. Sebab, sifat dasar dari anak muda adalah progresif dan penuh energi, namun di ingatkan untuk tetap menghargai proses.

Karena proses adalah kawah candradimuka untuk belajar dan mengambil hikmah. Jangan ingin instan dan serba cepat, apalagi untuk menjadi crazy rich, tetapi ujung-ujungnya bermasalah.

Diingatkan pula, sebagai pengusaha tidak gemar memamerkan gaya hidup yang bergelimang harta di tengah situasi rakyat yang sedang menderita akibat krisis ekonomi dan kesulitan untuk mengakses pemenuhan kebutuhan ekonomi.

Perilaku seperti itu, kata dia, sangat menyakiti hati rakyat dan harus tahu ungkapan hati rakyat yang menderita adalah doa yang menembus Arsy.

Menurut LaNyalla, Indonesia butuh orang-orang yang memiliki empati. Memiliki kecerdasan emosional dan moral. Memiliki adab dan akhlak dan itu harus ditanamkan kepada kader-kader HIPMI. Sebab, hanya dengan hal itu HIPMI bisa memberi kontribusi nyata untuk Indonesia yang lebih baik ke depan. (*)

Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru