Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 25 Februari 2026

Polwan Bakar Suami Hingga Tewas di Mojokerto

Donna Hutagalung - Minggu, 09 Juni 2024 22:30 WIB
612 view
Polwan Bakar Suami Hingga Tewas di Mojokerto
Foto: Ist/SNN
Ilustrasi bakar.
Mojokerto (harianSIB.com)
Briptu Fadhilatun Nikmah di Mojokerto, Jawa Timur, nekat membakar suaminya yang juga anggota polisi. Korban yakni Briptu Rian Dwi Wicaksono meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Peristiwa itu diketahui terjadi di asrama polisi (Aspol) Kota Mojokerto, Sabtu (8/6/2024) pagi. Saat ditemukan, Briptu Rian mengalami luka bakar parah di garasi. Adapun pelakunya adalah istrinya sendiri.

"Pelaku dan korban adalah suami istri, korban anggota Polres Jombang," kata Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S Marunduri dilansir daridetikJatim.

Daniel mengungkapkan, usai ditemukan terbakar di garasi rumah dinasnya, korban langsung dilarikan ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto untuk mendapat perawatan intensif. Sementara Briptu FN, langsung diamankan.

"Korban yang mengalami luka bakar sedang dirawat di RSUD di Mojokerto," jelasnya.

Konflik Rumah Tangga
Briptu Rian diketahui merupakan anggota Polri yang bertugas di Polres Jombang. Sedangkan istrinya, Briptu FN adalah anggota SPKT Polres Mojokerto Kota.

Polisi bergerak cepat menyelidik kasus tersebut. Daniel menuturkan, kemungkinan pemicu insiden pembakaran itu karena konflik rumah tangga antara Briptu Rian dan istrinya.

"Kami masih mendalami motifnya, yang penting ini adalah konflik rumah tangga dan kebetulan anggota Polri keduanya," ucap Daniel.

Sehari dirawat di rumah sakit, Briptu Rian meninggal dunia pada Minggu (9/6/2024) pukul 12.55 WIB. Luka bakar serius hingga 90 persen jadi penyebab nyawa polisi asal Jombang itu tidak terselamatkan.

"Korban RDW (Rian Dwi Wicaksono) secara medis meninggal dunia pukul 12.55 WIB. Akan dimakamkan secara kedinasan di Jombang, di daerah asalnya," terang Daniel kepada wartawan, Minggu (9/6/2024).

Sementara Briptu FN, diserahkan ke Ditkrimum Polda Jatim untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Untuk terduga pelaku, pagi tadi sudah kami limpahkan ke Ditkrimum untuk penangananya. Perkembangan terakhir masih dilakukan gelar perkara untuk menentukan pasal dan lainnya," jelasnya.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru