Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 09 Februari 2026

Pabrik Baterai Mobil Listrik Pertama di Asia Tenggara Diresmikan

Wilfred Manullang - Rabu, 03 Juli 2024 13:36 WIB
272 view
Pabrik Baterai Mobil Listrik Pertama di Asia Tenggara Diresmikan
Tangkapan Layar Youtube Kementerian Investasi - BKPM
Presiden Joko Widodo melakukan tinjauan kedalam pabrik menjelang Peresmian Ekosistem Baterai dan Kendaraan Listrik Korea Selatan di Indonesia di Karawang New Industry City (KNIC), Karawang, Rabu (3/7/2024).
Jakarta (harianSIB.com)
Pabrik baterai mobil listrik pertama dan terbesar di Asia Tenggara milik PT Hyundai LG Indonesia (HLI) Greenpower Indonesia, Rabu (3/7/2024), diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

"Hari ini kita telah memulai babak baru dalam meletakkan sebuah tonggak komitmen kita untuk menjadi pemain global di ekosistem EV cell baterai dan electric vehicle," kata Jokowi dikutip dari liputan6.com

Jokowi berharap dengan peresmian pabrik ini menjadikan Indonesia sebagai pemain penting dalam global supply chain untuk kendaraan listrik. Terlebih, Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah.

"Kita memiliki sumber daya alam yang melimpah, tetapi berpuluh tahun hanya kita export dalam bentuk raw material, dalam bentuk bahan mentah, tidak memiliki nilai tambah tapi material kita semakin hari semakin habis," sambungnya.

Menurut dia, proyek besar ini tercapai berkat keberanian Executive Chairman Hyundai Motor Group Euisun Chung dalam mengeksekusinya, meski di tengah pandemi Covid-19. Jokowi pun menargetkan Indonesia bisa menjadi pemasok ekosistem kendaraan listrik dunia.

"Yang paling penting kita harus betul-betul bisa masuk sebagai pemain global dalam supply chain kendaraan listrik. Satu ini sudah dimulai dan ini merupakan pabrik cell baterai EV yang pertama dan yang terbesar di Asia Tenggara," ujarnya.

Jokowi meyakini Indonesia bisa berkompetisi dengan negara-negara lain sebagai pemasok baterai lithium kendaraan listrik. Pasalnya, Indonesia memiliki material yang dibutuhkan seperti, tambang, nikel, hingga bauksit.

"Kemudian masuk ke EV baterai, kemudian pabrik mobilnya ada di sini, terintegrasi dalam sebuah ekosistem untuk mobil listrik. Siapa yang bisa menghadang kita kalau kondisinya sangat kompetitif seperti itu?," tutur Jokowi.

Dia menyampaikan proyek tersebut merupakan ekosistem baterai listrik yang investasinya mencapai Rp160 triliun. Proyek ini adalah konsorsium perusahaan Korea Selatan, LG dan Hyundai.

"Saya sangat menghargai investasi Rp20 triliun dari pabrik mobil Hyundai. Kemudian sangat menghargai grand package ekosistem baterai listrik yang terintegrasi yang sebentar lagi kita resmikan pada hari ini yaitu konsorsium antara hyundai dan LG dengan investasi sebesar Rp160 triliun yang akan di selesaikan secara bertahap," tutur dia.

"Semoga ini menandai semakin baiknya hubungan antara Republik Korea dan Indonesia," imbuh Jokowi. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru