Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Februari 2026

Luar Biasa! Legislator Bantu Persalinan di Pesawat, Ibu dan Bayi Selamat

Robert Banjarnahor - Rabu, 14 Mei 2025 09:44 WIB
128 view
Luar Biasa! Legislator Bantu Persalinan di Pesawat, Ibu dan Bayi Selamat
Foto: Getty Images/iStockphoto/skynesher
Ilustrasi melahirkan di pesawat.
Jakarta(harianSIB.com)

Penerbangan maskapai berbiaya rendah asal Irlandia, Ryanair, mendapat penumpang tak terduga saat seorang bayi lahir di dalam pesawat yang sedang menuju Spanyol.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (8/5), memaksa penerbangan dialihkan dan mendarat darurat di Prancis agar ibu dan bayi yang baru lahir bisa segera dibawa ke rumah sakit.

Pesawat Ryanair yang berangkat dari Brussels, Belgia, pukul 13.28 waktu setempat, sedianya akan mendarat di Castellon, Spanyol, dalam waktu sekitar dua jam. Namun, belum sampai setengah perjalanan, seorang penumpang wanita mulai mengalami kontraksi dan melahirkan di dalam kabin.

Menariknya, proses persalinan tersebut dibantu oleh anggota parlemen Belgia, Kathleen Depoorter, yang saat itu tengah bepergian bersama putranya, Sebastiaan, untuk merayakan ulang tahun di Castellon bersama neneknya.

"Saya melihat seorang wanita keluar dari kamar mandi dan mengatakan kepada pramugara bahwa ia merasa tidak enak badan," ujar Depoorter kepada The Olive Press, dikutip dari Independent dan dilansir dari CNNIndonesia.com.

"Begitu saya mendengar bahwa dia sudah hamil 37 minggu, semua alarm dalam diri saya langsung menyala," lanjutnya. "Saya segera meminta pilot untuk melakukan pendaratan darurat, dan dia menyetujuinya."

"Wanita itu mengalami kontraksi setiap tujuh menit, yang seharusnya cukup untuk mendarat," bebernya.

"Tetapi semuanya berjalan begitu cepat sehingga kami harus membangun bangsal bersalin di bagian belakang pesawat, dan dia melahirkan di sana."

Anggota parlemen Belgia itu belajar farmasi, jadi memiliki pengetahuan medis, dan putranya adalah seorang dokter. Pasangan itu, bersama dengan profesional medis lainnya di pesawat, membantu bayi itu lahir ke dunia.


Seorang bidan menangani plasenta yang keluar, sementara seorang dokter anak memeriksa kesehatan bayi itu. Tim menyambut seorang bayi perempuan di bagian belakang pesawat Boeing sebelum mendarat.

Ibu dan bayi perempuannya yang baru lahir dalam keadaan baik dan menerima perawatan di rumah sakit di Prancis. "Membantu melahirkan bayi, 25 tahun setelah terakhir kali saya membantu melahirkan, adalah perasaan yang sangat istimewa, terutama di pesawat terbang," kata Deeporter.

Tidak jelas apa yang terjadi setelah pengalihan penerbangan itu, bagaimana perjalanan selanjutnya ke Castellon.

Meskipun terbang tidak berbahaya bagi orang hamil atau bayinya, beberapa maskapai penerbangan tidak akan mengizinkan Anda terbang menjelang akhir kehamilan Anda.

Seperti Ryanair, maskapai ini memerlukan surat 'layak terbang' dari dokter atau bidan setelah kehamilan mencapai minggu ke-28, dan tidak mengizinkan pelancong melewati akhir minggu ke-36, meskipun alasan pastinya belum diketahui kenapa penumpang ini bisa naik pesawat Ryanair pada minggu ke-37 kehamilannya.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru