Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 20 Februari 2026

KMDT Gaungkan Cinta Danau Toba, Ancaman Kartu “Kuning” UNESCO Jadi Cambuk Aksi Nyata

Victor R Ambarita - Sabtu, 21 Juni 2025 15:56 WIB
540 view
KMDT Gaungkan Cinta Danau Toba, Ancaman Kartu “Kuning” UNESCO Jadi Cambuk Aksi Nyata
Foto: SNN/Victor Ambarita
Momen Tradisi Mangalehon Tudu-Tudu Sipanganon dalam acara KMDT, Semalam di Danau Toba, “I Love Danau Toba” yang diadakan di Lapo Codian, Jakarta, Jumat Malam (20/6/2025).

Ia mengapresiasi langkah KMDT, mengingatkan akan pentingnya sinergi dan kerja nyata. Sentuhan humor khasnya mencairkan suasana, namun pesan yang disampaikan tetap tajam yakni kepedulian terhadap Danau Toba haruslah tulus dan berakar kuat.

Layar kemudian memutar film dokumenter tentang Geopark Toba, mengisahkan tentang dahsyatnya erupsi purba Gunung Toba yang membentuk kaldera terindah di dunia ini.

Dr. Tanti Manurung, Penggiat Pecinta Gunung Api, tampil sebagai narator yang penuh semangat. Ia mengingatkan bahwa keindahan Danau Toba menyimpan sejarah geologis yang luar biasa, bahkan disebut-sebut sebagai lokasi benua Atlantis yang hilang.

Namun, status UNESCO yang kini berada di "zona kuning" adalah alarm bagi semua. "Kita punya waktu satu bulan," serunya dengan nada mendesak, "untuk membuktikan bahwa kita layak menyandang predikat warisan dunia."

Pembuatan informasi digital geosite, film edukasi, dan pembenahan website menjadi prioritas mendesak. Tanti mengajak seluruh masyarakat, khususnya tujuh kabupaten di sekitar Danau Toba, untuk bersatu padu, menjadikan akreditasi UNESCO sebagai "jembatan emas" menuju kesejahteraan dan kemakmuran.

Hadir juga dalam acara, antara lain, Nimrod Sihombing (Tuan Rumah Lapo Codian), St. Dr. Pontas Sinaga, St. Ir. Monang Sirumapea, MM, Drs. Jackson M Turnip, MH, St Kapler Marpaung, SE, MBA, Abadi Hutagalung, SH, St Sandi Situngkir, SH, MH, dan Sepri Situmeang, SPi, MM (Wasekjen DPP KMDT).(*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru