Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 09 April 2026

Duka di Gandu: Kobaran Api Sumur Minyak Rakyat di Blora Tewaskan 3 Orang, Puluhan Keluarga Mengungsi

Redaksi - Selasa, 19 Agustus 2025 11:34 WIB
224 view
Duka di Gandu: Kobaran Api Sumur Minyak Rakyat di Blora Tewaskan 3 Orang, Puluhan Keluarga Mengungsi
Ist/SNN
Kebakaran hebat melanda sebuah sumur minyak rakyat. Peristiwa tragis yang terjadi sejak Minggu (17/8/2025) ini hingga Senin (18/8/2025) pagi, api masih belum berhasil dipadamkan.
Blora(harianSIB.com)

Suasana tenang di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, berubah menjadi mencekam setelah kebakaran hebat melanda sebuah sumur minyak rakyat. Peristiwa tragis yang terjadi sejak Minggu (17/8/2025) ini telah menewaskan tiga orang warga, memaksa puluhan kepala keluarga mengungsi, dan hingga Senin (18/8/2025) pagi, api masih belum berhasil dipadamkan.

Berdasarkan data dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora, tragedi ini telah merenggut tiga nyawa.

"Korban jiwa, meninggal 3 orang. 50 KK mengungsi ke rumah saudara," ungkap Agung Triyono dari TRC BPBD Blora melalui laporan tertulisnya, Senin (18/8/2025).

Ketiga korban meninggal yang telah teridentifikasi adalah Tanek (60), Sureni (52), dan Wasini (50). "Korban meninggal bertambah 1 orang lagi, atas nama Bu Wasini (50) RT 4 RW 1 Dusun Gendono, Desa Gandu," jelas Agung.

Selain korban jiwa, Agung menambahkan bahwa dua orang lainnya, termasuk seorang balita, harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Kerugian Material

Amukan si jago merah tidak hanya merenggut nyawa tetapi juga menghanguskan harta benda warga. Tercatat, satu rumah hancur lebur rata dengan tanah, sementara empat rumah lainnya mengalami kerusakan sedang. Warga juga terpaksa mengevakuasi hewan ternak mereka. enam ekor sapi dan tiga ekor kambing. untuk menyelamatkannya dari kobaran api.

Hingga laporan ini diturunkan, perjuangan melawan api masih terus berlanjut. Lima unit mobil pemadam kebakaran beserta tim gabungan dari berbagai instansi bekerja tanpa lelah. Namun, kompleksitas kebakaran sumur minyak dan medan yang sulit menjadi tantangan besar.

"Sampai laporan ini dilaporkan, tim gabungan masih berada di lokasi dan masih melaksanakan proses pemadaman dan pemantauan," kata Agung.

Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru