Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 12 Maret 2026
Lokasi Terdaftar Tapi Tak Dibangun

5.000 Dapur MBG Diduga Fiktif

569 Siswa di Garut Diduga Keracunan MBG, Mensesneg Minta Maaf
Redaksi - Sabtu, 20 September 2025 10:52 WIB
1.367 view
5.000 Dapur MBG Diduga Fiktif
Grandyos Zafna/detikcom
Dapur MBG di Tapos, Depok, Jawa Barat

Langkah selanjutnya, kini BGN menutup pendaftaran dapur MBG. Ia melakukan proses verifikasi dengan waktu yang ditentukan. Jika akun tidak memenuhi persyaratan, BGN akan otomatis menghapus akun-akun yang mendaftar.

"Karena sudah penuh sekarang, ini ditutup sama BGN. Kita verifikasi 14 ribu dulu di tahap awal, kita kasih waktu 45 atau 30 hari, bener nggak membangun dapur. Begitu nggak ada tanda-tanda, delete-delete," ujarnya.

"Prosesnya itu kan diterima dulu, nanti kita cek foto dan bangunan. Kalau belum kirim-kirim, langsung kita delete. Kalau sudah lengkap pun, sudah ada semua, itu pun melalui proses lagi. Kita sidak lagi, dilihat ke lapangan oleh kepala SPPT di kabupaten atau kota itu, bener nggak ini bangunan yang di foto itu, baru di situ diselidiki apa kurangnya. Itu dilaporkan lagi ke pusat masih ada yang kurang," lanjut Nanik.

Nanik mengatakan sampai proses terakhir itulah baru akan dialokasikan anggaran, sehingga tidak ada uang yang dialokasikan selama belum memenuhi tahap akhir.

"Sampai memenuhi semuanya, baru kita buka, kita kasih virtual account, baru bisa join sebagai mitra. Jadi korupsi itu nggak bisa karena uangnya kita kasih saat mitra sudah join, dan uangnya langsung dari Departemen (Kementerian) Keuangan," ujarnya.

Keracunan

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru