Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 09 Februari 2026

Kemenkes: 9 Pasien Terpapar Cesium Dirawat di RS Fatmawati

Redaksi - Jumat, 03 Oktober 2025 14:32 WIB
765 view
Kemenkes: 9 Pasien Terpapar Cesium Dirawat di RS Fatmawati
iStock/CarmenMurillo
Ilustrasi pasien dan dokter.

Jakarta(harianSIB.com)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pekerja dan warga sekitar lokasi cemaran bahan radioaktif, Cesium-137 (Cs-137), di Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

Pemeriksaan kesehatan gratis itu telah dilakukan terhadap 1.562 pekerja dan warga sekitar Kawasan Industri Cikande. Hasilnya, didapati ada yang terpapar positif cesium.

Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI Murti Utami memastikan seluruh pasien yang tercemar zat radioaktif cesium-137 (Cs-137) diarahkan menjalani perawatan di rumah sakit vertikal. Dia mengatakan ada sembilan pasien terpapar cesium yang dibawa ke RSUP Fatmawati, Jakarta.

"9 orang itu kita kirim ke rumah sakit Fatmawati," kata dia di Gedung Kemenkes RI, Jakarta, Kamis (2/10) seperti dikutip dari detikHealth.

Baca Juga:
Dia mengatakan para pasien diberi pill prussian blue untuk membantu meluruhkan cemaran zat radiaoktif cesium-137. Namun, sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan apakah zat tersebut sepenuhnya luruh 100 persen.

Dia mengatakan pihaknya akan terus memantau kondisi pasien hingga dinyatakan sehat.

Selain itu, dia berpesan kepada masyarakat di daerah zona merah segera melakukan pemeriksaan untuk melihat kemungkinan ikut terpapar zat radiaoktif serupa.

"Yang penting mereka pemeriksaan dulu karena kan di area situ (Cikande, Banten) sama Bapeten sudah dipetakan mana area merah kuning hijau," katanya.

Sebelumnya, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Aji Muhawarman dalam keterangan menyatakan, "Pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) kepada lebih dari 1.562 pekerja dan warga sekitar Kawasan Industri Cikande. Hasilnya terdapat 6 orang positif terpapar (hasil surveimeter) dan 9 hasil whole body counter (WBC)."

Aji juga menjelaskan sejumlah tahapan deteksi sebelum pasien akhirnya dirujuk.

Pertama, pasien menjalani pemeriksaan surveymeter. Tes tersebut untuk menunjukkan apakah ada paparan eksternal radiasi pada tubuh maupun pakaian.

Bila hasilnya positif, langsung dilakukan dekontaminasi, dengan mengganti pakaian dan mandi, lalu diperiksa ulang.

Tahapan selanjutnya adalah pemeriksaan darah. Hal ini dikarenakan penurunan limfosit bisa menjadi indikasi awal seseorang terpapar cemaran zat radioaktif cesium-137.

Penetapan akhir dengan Whole Body Counter (WBC), saat orang tersebut ditemukan mengalami penurunan limfosit. WBC bisa mendeteksi paparan radiasi internal atau cesium yang masuk ke tubuh.

Baca Juga:
"Jika terindikasi serius, dirujuk ke RS rujukan nasional (RS Fatmawati) untuk pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut," lanjutnya.

Terkait kondisi seluruh pasien yang positif terpapar cesium-137, Aji mengatakan semuanya saat ini dalam kondisi stabil.

"Saat ini kondisi baik," katanya.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
RS Adam Malik Sukses Lakukan Operasi Bedah Otak Perdana pada Anak Penderita Moyamoya
Deliserdang Masuk Nominasi Kabupaten/Kota Sehat Nasional 2025, Hasil Kerja Bersama Perangkat Daerah
Kemenkes Akan Bicarakan Revitalisasi RSUD dr Pirngadi ke Bappenas dan Kementerian Keuangan
Tragedi Persalinan di Tapteng: Kepala Bayi Terputus, Keluarga Lapor Polisi, Dinkes Ungkap Kondisi Janin
Bupati Batubara Usulkan Pembangunan Layanan Kesehatan Unggulan ke Kemenkes
RS Pemerintah Tak Kalah dari Luar Negeri, Termasuk dari Segi Teknologi
komentar
beritaTerbaru